Akselerasi Digitalisasi Pendidikan, BPMP Sulbar dan IGI Mamasa Gelar Bimtek Papan Interaktif Digital

SUMARORONG, TAYANG9 – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Barat terus memacu transformasi digital di satuan pendidikan. Bekerja sama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI), BPMP menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) yang menyasar berbagai wilayah kabupaten di Sulawesi Barat.

Khusus di Kabupaten Mamasa, kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi strategis, yakni UPTD SMK Negeri 1 Sumarorong dan UPTD SMKN 1 Rantebulahan Timur. Pantauan media di lokasi SMKN 1 Sumarorong pada Kamis (12/03), kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari unsur Pengawas Sekolah, pengurus IGI, dan PGRI.

Ketua IGI Kabupaten Mamasa, Kristina Banne, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi kepada BPMP Sulbar atas inisiatif ini. Menurutnya, penguasaan PID merupakan kebutuhan mendesak bagi guru di era digital guna menunjang proses belajar mengajar di kelas.

“PID sebagai media digital sangat membantu guru dalam mengakses informasi, materi, dan bahan ajar secara cepat. Kami berharap peserta dapat menjadi agen perubahan dengan mengedukasi minimal 10 rekan sejawat di lingkungan sekitarnya yang belum mendapatkan akses Bimtek ini,” ujar Kristina.

Ia juga menekankan pentingnya guru untuk melek teknologi secara bijak.
“Mari bersama bergerak mengakses teknologi secara kreatif. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi dan membuka ruang-ruang belajar baru demi meningkatkan kualitas pendidikan nasional,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan BPMP Provinsi Sulbar sekaligus Supervisor kegiatan di lokus SMKN 1 Sumarorong, Mece Marike, S.Pd., MM., menjelaskan bahwa Bimtek ini adalah langkah nyata dalam memaksimalkan bantuan Papan Interaktif Digital (PID) dari program prioritas Kemendikdasmen.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program prioritas Digitalisasi Pendidikan. Fokus utama kami adalah meningkatkan kompetensi dan adaptasi guru terhadap transformasi digital agar pembelajaran di satuan pendidikan menjadi lebih interaktif dan inovatif,” jelas Mece.
Lebih lanjut, Mece menekankan bahwa dukungan BPMP kepada sekolah harus memberikan dampak nyata bagi kualitas layanan pendidikan.
“Kami meminta para guru yang telah mendapatkan materi dan praktik tidak berhenti di sini. Ilmu yang didapat harus diimbaskan secara sistematis kepada teman sejawat di sekolah masing-masing sebagai bagian dari penguatan kapasitas lembaga,” pungkasnya. (**)




