BERITASTRAIGHT NEWS

Kemah Bakti ke-13 SMKN 1 Sumarorong: Meneguhkan Disiplin, Kemandirian, dan Karakter Siswa

SUMARORONG, TAYANG9 – Gugusdepan 02.041–02.042 Pangkalan SMK Negeri 1 Sumarorong melalui Ambalan Demmatande dan Ambalan Kartini kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda.

Upacara Pembukaan Kemah Bakti SMKN 1 Sumarorong (foto: Indahsari kariwangan)

Tahun ini, Kemah Bakti ke-13 digelar di Bumi Wisata Betteng Mamalli, Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, pada tanggal 12 hingga 14 Februari 2026.

Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas X dan XI ini mengusung tema “Penguatan Kegiatan Kokurikuler dan Ekstrakurikuler melalui Kemah Bakti 2026” dengan prinsip utama “Peduli Alam: Bersih Lingkungannya, Lestari Masa Depannya.” Tema tersebut menjadi refleksi komitmen sekolah dalam membentuk peserta didik yang peduli lingkungan sekaligus tangguh menghadapi tantangan zaman.

Foto bersama Peserta dan Panitia Kemah Bakti SMKN 1 Sumarorong (foto: Indahsari kariwangan)

Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus), Arnoldus, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa Kemah Bakti merupakan agenda rutin tahunan yang sarat nilai pendidikan karakter. Menurutnya, sekolah dan peserta didik memiliki peran penting dalam menjawab tantangan krisis karakter yang dihadapi generasi muda saat ini.

“Melalui Kemah Bakti, siswa dilatih untuk disiplin, mandiri, kreatif, dan inovatif. Mereka belajar bertanggung jawab, ulet dalam menjalankan tugas, serta mampu bekerja sama dengan teman-teman yang memiliki latar belakang dan karakter berbeda,” ujarnya.

Arnoldus menambahkan, kemah bakti adalah miniatur kehidupan sosial masyarakat. Di dalamnya, siswa belajar berempati, membangun kebersamaan, serta mencari solusi atas berbagai persoalan secara bijak. Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberi kontribusi positif, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi Desa Tadisi sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

“Kami ingin kegiatan ini memberi sumbangsih nyata, sekaligus membantu pemerintah dalam memajukan objek wisata Mamasa, khususnya Betteng Mamalli,” tambahnya.

Dukungan penuh juga datang dari Kepala Desa Tadisi yang sekaligus Kamabides, Paulus Palullungan. Ia mengapresiasi langkah SMKN 1 Sumarorong yang memilih wilayahnya sebagai lokasi kemah bakti.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Selain melatih kemandirian dan keterampilan siswa, kegiatan seperti penanaman pohon dan bibit stroberi turut membantu promosi desa serta berkontribusi pada peningkatan PAD desa,” ungkap Paulus.

Menurutnya, kehadiran ratusan siswa juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat. Lebih dari itu, semangat gotong royong yang tercipta selama kegiatan menjadi motivasi tersendiri bagi warga desa.

“Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena membawa dampak positif dan mampu menggerakkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kemah Bakti SMKN 1 Sumarorong, Thomas Tuppa, S.Pd, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini meliputi bakti sosial di sekitar area perkemahan Betteng Mamalli, bakti sosial di rumah ibadah seperti GTM Jemaat Bukit Zaitun Lambanan dan Pura Hindu di Desa Tadisi, lomba kemah, serta pentas seni.

“Kegiatan ini bertujuan menambah wawasan dan pengalaman siswa tentang pentingnya mencintai alam, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan kemandirian. Seluruh aktivitas akan dinilai langsung oleh guru pendamping dan menjadi bagian dari penilaian ekstrakurikuler pada rapor siswa,” jelas Thomas.

Kemah Bakti ke-13 ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang pembelajaran kontekstual yang menyatukan pendidikan karakter, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Semoga harapan dari Betteng Mamalli, semangat peduli alam dan gotong royong diteguhkan demi generasi yang lebih berkarakter dan masa depan yang lebih lestari. (**)

SULHAN SAMMUANE

Selain Menulis dirinya juga dikenal aktif sebagai pemerhati pendidikan anak usia dini

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: