BERITASTRAIGHT NEWS

Kemenhaj RI Bersama DPR RI Sosialisasikan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 di Unasman

KH Muh Sybli Sahabuddin: Dalam Penyelenggaraan Haji Penting Sinergitas Pemerintah, DPR dan Lembaga Pendidikan

POLMAN, TAYANG9 – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) selenggarakan Sosialisasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026 di Auditorium Prof. Dr. KH. Sahabuddin, Kampus Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) Polewali Mandar.

Dalam kegiatan yang dihelat, Sabtu, 29 November 2025 KH. Muhammad Syibli Sahabuddin yang tampil sebagai pemateri menekankan, pentingnya meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan jamaah, mulai dari tahap pendaftaran, persiapan, keberangkatan, hingga kepulangan ke tanah air.

“Penyelenggaraan haji bukan hanya soal keberangkatan, tetapi proses panjang pembinaan yang memerlukan kesiapan fisik, mental, serta pemahaman hukum dan tata cara peribadatan yang benar.”, tegas Annangguru Syibli, sapaannya dikalangan jamaah.

Lebih jauh, Anangguru Syibli yang juga merupakan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW ) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Barat juga dalam materinya yang dipandu H. Manju Idrus Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Polewali Mandar mengatakan, kuota haji ditetapkan oleh menteri setelah dibahas dan disetujui DPR dalam dua jenis yakni, haji khusus dan haji reguler yang terdiri atas jemaah haji reguler, petugas haji daerah, dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

“Dalam menetapkan kuota haji, menteri memberi prioritas kuota kepada jemaah haji lanjut usia dengan usia tertua dan dengan persentase tertentu dimana ketentuannya diatur melalui peraturan menteri. Khusus kuota haji reguler terdiri dari kuota haji provinsi dan kabupaten kota. Dan pembagian kuota didasarkan pada pertimbangan proporsi jumlah penduduk muslim antar provinsi dan proporsi jumlah daftar tunggu jemaah haji antar provinsi,” beber Anangguru Syibli yang juga dikenal sebagai ulama dan tokoh nasional yang konsisten memberikan edukasi terkait pembinaan haji itu.

Dalam kegiatan yang dimaksudkan untuk memberikan penjelasan teknis terkait sistem kuota haji Tahun 2026, penyesuaian regulasi terbaru, peningkatan layanan transportasi, akomodasi, konsumsi, serta pembinaan kesehatan jamaah haji itu, Annangguru Syibli juga berharap adanya sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, serta lembaga pendidikan dalam meningkatkan literasi perhajian bagi masyarakat.

Menariknya pada sesi terakhir acara itu, sejumlah peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, akademisi, mahasiswa, calon jamaah haji, serta Kementerian Agama (Kemenag) Polewali Mandar itu, secara interaktif mengajukan pertanyaan kepada nara sumber.

Hal itu dimaksudkan agar, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Polewali Mandar pelayanannya ke depan kian meningkat. Salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tatap muka yang interaktif agar para peserta lebih bisa mengerti tata kelola serta regulasi yang terkait dengan tata kelola haji.

Semoga haji sebagai ritual ibadah umat Islam, sungguh-sungguh dapat dikelola secara profesional dan mampu memberikan pengalaman ibadah yang aman, nyaman, dan khusyuk bagi jamaah haji di tahun 2026.


Sumber: release Humas Unasman

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: