Selasa , Agustus 4 2020
Home / BERITA / Soal Kasus H.Hamzah, Ketua DPRD Pasangkayu : Itu Diputuskan BK
Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu Alwiaty Asal.(Foto : Net)

Soal Kasus H.Hamzah, Ketua DPRD Pasangkayu : Itu Diputuskan BK

Pasangkayu – Tayang9 – Menanggapi adanya surat dari Aliansi Mahasiswa Pasangkayu, tentang mosi tidak percaya terhadap anggota DPRD H.Hamzah, lantaran ulahnya di cafe violet, bersama dengan wanita penghibur, dengan meminum minuman beralkohol, Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu, Alwiaty Saal, angkat bicara.

Menurut Alwiaty Saal, pihaknya secara kelembagaan di Dewan telah menerima surat dari aliansi mahasiswa tersebut, akan tetapi ia sampai saat ini tidak dapat mengambil sikap, lantaran penanganan kasus H.Hamzah selaku anggota DPRD dari Partai Gerindra itu, merupakan tugas Badan Kehormatan (BK).

“Memang kita sudah terima suratnya cuman memang kami di lembaga ini kan adanya namanya BK, Badan Kehormatan, kebetulan ketuanya itu belum ada masuk – masuk sampai hari ini,” ucap Alwiaty Saal,” via Telepon, Rabu, 08/01/19.

Selain itu, ia juga menambahkan, meski secara personal di lembaga DPRD, dirinya adalah seorang Ketua, namun mekanisme yang berlaku di Dewan, persoalan H.Hamzah tersebut, merupakan tugas dari BK.

“Memang saya ketua, saya tidak bisa pungkiri itu, cuman namanya memang hal seperti ini sudah di badan kehormatan, yang itu, nantilah. Saya sudah ambil nomornya itu Ketua aliansi, saya bilang, saya hubungi jaki itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa secara personal, ia tidak dapat memberikan komentar langsung tentang kasus H.Hamzah tersebut, sebelum ada keputusan dari BK.

“Artinya begini, itu tetap diputuskan di BK ya pak, nanti di BK rapat,” tutupnya.(FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Program Pamsimas Polman Wajib Menjaga Ketersediaan Sumber Air bagi Masyarakat

POLMAN, TAYANG9 – Bertempat di ruang pola kantor bupati Polewali Mandar, senin (07/07/2020) lalu. Dilaksanakan …

Ikuti Protokol Covid, Fisip Unasman Gelar Yudisium

POLMAN, TAYANG9 – Ditengah pandemik virus Corona atau Covid-19 Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Pemerintahan (Fisip) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]