Selasa , Juni 2 2020
Home / ADVETORIAL / Soal Kondisi Pembangunan Jalan Tapandulu Ke Tapalang Barat, Begini Penjelasan Habsi
Bupati Mamuju Habsi Wahid saat sambutan di Masjid Masjid Al Ikhlas Bulutakkang.

Soal Kondisi Pembangunan Jalan Tapandulu Ke Tapalang Barat, Begini Penjelasan Habsi

Mamuju – Tayang9 – Hadiri shalat tarwih di Masjid Al Ikhlas Bulutakkang, Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid, angkat bicara tentang kondisi pembangunan jalan dari perkantoran Gubernur sampai Kecamatan Tapalang Barat, yang banyak di pertanyakan warga, Sabtu, 18/05/19.

Menurut Habsi Wahid, jalan yang telah lama digadang-gadang akan menjadi penghubung yang dapat menjadi alternatif pengganti jalan poros Mamuju Tapalang yang sangat berkelok, hingga kini belum juga dapat terealisasi.

“Kesempatan ini saya ingin jelaskan bahwa sewaktu ada peresmian sarana rekreasi di Tapandullu beberapa tahun lalu, Saya dan pak Gubernur telah besepakat membagi alokasi pembangunan jalan dari depan kantor Gubernur sampai ke Losa, akan ditangani pemerintah provinsi dan jalan dari Losa ke Tapalang Barat akan dilakukan oleh Pemkab Mamuju. Karena ini di bolehkan maka kita langsung laksanakan dan alhamdulillah hari ini jalan dari Losa ke Tapalang Barat telah kita perbaiki,” ucap Habsi.

Selain itu ia juga menambahkan bahwa, untuk pembangunan jalan dari kantor Gubernur ke Losa, juga telah di aspal oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, namun sejauh ini baru terlihat hingga kedepan kantor Korem, atau belum sampai ke Losa.

“Kita semua tentu berharap jalan ini dapat diselesaikan, mudah-mudahan dapat dilanjutkan oleh bapak Gubernur. Apalagi periode kepemimpinan beliau masih cukup lama, ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa penganggaran pembangunan jalan memang seyogyanya harus dilakukan bersama oleh tiap tingkatan pemerintahan disesuaikan dengan klaster jalan yang menjadi objek pembangunan.

“Sebab jika hanya mengandalkan APBD kabupaten, tentu tidak akan memadai karena sangat terbatas,”tutupnya. (*)  

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Pelayanan RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal, Nyawa Seorang Warga Somba Tidak Tertolong

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]