BERITASTRAIGHT NEWS

Jaenuri : Usia Bukan Alasan Untuk Memperbaiki Daerah

Tayang9 – Menyikapi munculnya istilah caleg “cabe-cabean”, yang ditujukan pada Calon Anggota Legislatif muda di Pemilu tahun 2019, menuai komentar dari Jaenuri Hendra.

Menurut Jaenuri Hendra adanya istilah Caleg “cabe-cabean” yang ditujukan bagi pemuda yang ikut dalam kontestasi di Pemilu bulan April tahun 2019 mendatang, dinilai sebagai sesuatu hal yang masih dalam batas kewajaran.

“Saya kira penilaian seperti itu wajar-wajar saja, ya namanya juga kuatir kalau harapan dan kepercayaan masyarakat tak diemban dengan sebaik-baiknya, jadi persepsi itu tidak salah,” ucap pria yang akrab disapa Heri itu, melalui press rilisnya, Sabtu, 19/01/19.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa usia bukanlah jaminan atas kemampuan seseorang dalam mengemban tanggung jawab dan amanah, karena pihaknya menilai bahwa pemuda memiliki potensi, kualitas, kapasitas jauh lebih baik, dari seseorang yang usianya jauh lebih tua.

“Ya toh, kita lihat saat ini, wakil-wakil rakyat kita usianya cukup ideal tapi rakyat juga dibuat kecewa kan, jadi sudah cukup jelas usia bukanlah jaminan, kalau usia menjadi alasan, kapan itu pemuda yang punya potensi dan keinginannya memperbaiki daerahnya bisa terwujud,”ungkapnya.

Lebih lanjut mantan Aktivis PMII Cabang Polewali Mandar tersebut juga menuturkan, bahwa ia juga pernah dianggap bakal tidak mampu mengemban amanah rakyat, karena alasan faktor usia.

“Usia saya memasuki 29 tahun, jadi tidak muda-muda amat toh, tapi itu soal biasa, ya saya anggap dia belum mengenali saya dengan baiklah, jadi bukan masalah, karena saya maju itu berkat dorongan banyak pihak yang kemudian saya pertimbangkan,” bebernya.

Wakil Sekretaris Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Sulawesi Barat itu juga mengutarakan, bahwa dirinya telah memiliki pertimbangan yang matang, sebelum menyatakan sikap untuk maju sebagai caleg di Partai Gerindra.

Sebelum saya menyelesaikan studi S1 saya di Universitas Al-asy’ariah Mandar (UNASMAN) saya sudah ditawari bergabung sebagai perintis Koran Harian Rakyat Sulbar (Groub Fajar) 2013, itu koran politik pertama di Sulbar, proses karir saya disitu terus naik dari reporter, redaktur pelaksana, pimpinan redaksi hingga manejer iklan, di 2016 saya istirahat dari Koran Harian Rakyat Sulbar, saya bersama teman-teman mendirikan satu perusahaan penerbitan media, kami bisa berjalan itu berkat pola komunikasi kami dengan mitra kerja, saya menyadari ini belum ada apa-apanya, dibandingkan mengabdi sebagai wakil rakyat, tapi saya kira dari pengalaman itu saya belajar cepat dan sedikit tahulah tentang tugas dan fungsi sebagai anggota dewan,” tutupnya.

Untuk diketahui Jaenuri Hendra merupakan pemuda yang dipastikan maju sebagai calon Anggota legislatif di Kabupaten Pasangkayu melalui Partai Gerindra, di Pemilu bulan April tahun 2019 mendatang.(*/FM)

MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button