Pelaku transgender, seorang artis yang sudah malang melintang di tv layar kaca. Dorce Gamalama mencoba cari peruntungan di tanah Afdeling Mandar. Menjadi bintang tamu dalam acara pergantian tahun baru.
Belum sempat booking tiket pesawat, ia langsung dikecam, ditolak untuk menginjakkan kakinya di Sulbar. Artis kondang ini seolah dianggap sebagai pembawa mala petaka dari rentetan musibah yang terjadi sepanjang tahun 2018.
Warga Sulbar seakan tak membutuhkan hiburan dimalam pergantian tahun atas kehadirannya. Masyarakat Sulbar, terutama Mamuju dan Polman berbondong-bondong membentangkan spanduk penolakan Dorce. Bahkan mereka menginginkan melakukan zikir akbar. Kegiatan keagaman yang mereka ingin lakukan. Sebab ketakutan yang dianggap kemurkaan Tuhan.
Dorce seakan wakil dari pembawa musibah. Sial memang dirinya, belum beruntung menginjakkan kakinya, mengenal masyarakat Sulbar yang religius. Setau penulis, Dorce sosok yang mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Lebih banyak melakukan aksi sosial dimasyarakat.
Namun entah mengapa, Dorce harus ditolak. Apakah dosa-dosa Dorce akan membawa malapetaka? Hanya Tuhan yang tau.
“Seandainya Dorce seorang Nela Khatisma, mungkin saja ceritanya lain,” papar O’be kepada temannya yang tuli.
MAJENE, TAYANG9 — Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah di Poralle Salabose, Kecamatan Banggae,…
MAJENE, TAYANG9 — Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Poralle Salabose, Kabupaten Majene, Sulawesi…
MAKASSAR, TAYANG9 — Mustari Mula berhasil meraih gelar Doktor pada Program Doktor Studi Pembangunan, Sekolah…
POLMAN, TAYANG9 — Tim peneliti Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) mengembangkan KopiBot, chatbot sistem pakar…
Peneliti SSI Script Survei Indonesia Wilayah Sulawesi Barat, Muhammad Irsyad, menilai dinamika yang terjadi dalam…
MAJENE Menjelang pelaksanaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Poralle Salabose, Senin 24 Agustus 2026…