Soal Informasi di Masyarakat, Habsi : KIM Harus Jadi Solusi

Mamuju – Tayang9 – Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid, mengharapkan agar Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), dapat menjadi solusi terhadap pemenuhan kebutuhan, yang saat ini telah menjadi sangat vital tersebut.

Menurut Habsi Wahid, hal tersebut lantaran ia berkaca dari sejumlah data dan fakta, yang memperlihatkan kebutuhan warga terhadap informasi yang terus bergerak maju, namun belum sejalan dengan sarana yang dapat memediasi informasi pada masyarakat, utamanya yang ada di pelosok desa.

“Saat ini datanya belum sampai 60 % masyarakat kita yang tersentuh informasi, jadi KIM ini nanti yang harus dapat menjadi solusi, terhadap penyebaran informasi kemasyarakat, utamanya sekaitan apa yang telah dan akan dilakukan oleh pemerintah daerah,” ucap Habsi,  di acara lomba asah terampil KIM, di Aula Kantor Bupati, Rabu, 31/07/19.

Selain itu ia juga menambahkan, salah satu hal  paling mendasar adalah terkait video viralnya beberapa waktu lalu,karena menurutnya salah satu penyebab utama adanya kejadian itu, lantaran informasi yang tidak sepenuhnya sampai ditelinga masyarakat.

“Seperti adanya video viral yang kemarin itu, saya sudah sampaikan sebenarnya kemereka bahwa pembangunan jalan di wilayah tersebut sudah kita lakukan, dan itu akan bertahap membenahi semuanya, tapi karena informasinya mungkin tidak sampai ke masyarakat sebelumnya jadi seperti itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengharapkan, dengan dibentuknya KIM di setiap kecamatan, akan menjadi perpanjangan tangan dalam penyebarluasan informasi pembangunan daerah kemasyarakat, dengan jalan mereka akan menyampaikan fakta atas upaya yang telah dilakukan, maupun apa yang akan dilakukan serta apa saja yang belum sempat dilaksanakan oleh pemerintah daerah, sehingga masyarakat dapat mengetahui sekaligus mengawasi apa yang menjadi sasaran pembangunan daerah,

“Kita jangan seperti menjual kucing dalam karung, masyarakat dipaksa menerima sementara kita tidak menyampaikan informasi apa yang akan kita “ jual ” kemasyarakat. Jadi salah satu solusinya melalui pemberdayaan masyarakat lewat KIM ini, mereka yang akan menyampaikan informasi itu kemasyarakat secara objektif, tutupnya. (*/FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Mandar Ethno Music Concert: Merawat Bunyi, Membaca Zaman

MENJADI kurator Mandar Ethno Music Concert merupakan pengalaman yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Ketika…

2 jam ago

Mandar Musik Ethno Concert sebagai Aksara Perjalanan Bunyi

MANDAR Musik Ethno Concert 2026 bukan sekadar rangkaian pertunjukan musik. Ia adalah sebuah aksara kehidupan…

3 jam ago

Kukuhkan 119 Guru Besar, Menag Titip Pesan: Hadirkan Dampak Lewat Ilmu

Jakarta, Tayang9—Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menitipkan pesan kepada 119 Guru Besar yang baru saja…

21 jam ago

Bupati Arsal Aras Serahkan SK dan Ambil Sumpah 156 PNS Formasi 2024, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan serta…

22 jam ago

MMEC 2026 Resmi Ditutup, Kolaborasi Seniman Warnai Malam Penutupan di Buttu Ciping

POLMAN, TAYANG9 – Mandar Musik Ethno Concert (MMEC) 2026 yang digelar selama tiga hari, 9–11…

2 hari ago

Hipnotis Gulintang: Kidung Sunyi yang Nyaris Senyap di Pesisir Bambalamotu

SIANG itu, terik matahari di Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, terasa begitu menyengat, seolah bersiap memanggang…

3 hari ago