Categories: KOLOMSULHAN SAMMUANE

Build Confidence

SEBUAH pengalaman yang bermanfaat untukmu hari ini Nak, dengan belajar menjadi pribadi mandiri serta memiliki jiwa wirausaha sejak dini, tak gengsi atau malu untuk memulai sesuatu yang sangat dasar.

Walau usahamu hari ini cukup terbilang sederhana, tapi kau banyak memperoleh pengalaman hebat dari beberapa hal. Mulai dari belajar bagaimana memahami market atau pasar untuk bisnismu. Mengerti bagaimana keinginan pelangganmu, bagaimana memberikan pelayanan kepada mereka dengan sepenuh hati, serta bagaimana dirimu menghadapi tantangan saat engkau menghadapi pelanggan yang rewel atau komplain atas produkmu.

Menjadi sukses tidaklah instan, tidak semudah seperti mengedipkan mata. Usaha butuh perjuangan hingga harus tahan banting dengan kerasnya proses saat kita jatuh bangun dalam menggelutinya. Modal itulah yang nantinya akan membuatmu bisa bertahan ke depan, pantang menyerah agar layak merengkuh yang bernama kesuksesan.

Orang-orang yang telah sukses hari ini pun tidak menikmati keberhasilannya dengan simsalabim, mereka telah melewati banyak kegagalan serta jalan pahit hingga air mata ketika menjalankan roda bisnisnya. Sebut saja misalnya Ibu mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia, Ibu Susi Pudjiastuti.

Di dalam sebuah tulisan yang pernah Ayah baca, beliau memulai usahanya dengan modal dari menjual perhiasan miliknya seharga Rp750ribu untuk modal awal sebagai pengepul ikan. Dia tidak lantas langsung sukses seperti sekarang, banyak kegagalan serta proses panjang yang dia lewati hingga dia jatuh bangun membangun usahanya. Diakhirnya beliau sukses mendirikan pabrik pengolahan ikan dengan nama PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan memakai namanya sebagai label produknya.

Selain ibu Susi, masih banyak kisah lainnya Nak yang bisa menjadi inspirasi untuk berusaha. Namun kata Bundamu, yang terpenting juga adalah bagaimana dirimu mampu menghilangkan dulu “rasa gengsi”, yang pada umumnya diumur sepantaranmu malu saat mengerjakan pekerjaan itu.

Kemudian kamu harus mampu menciptakan “trust” atau kepercayaan kepada pelangganmu atas produk dan usahamu, serta dirimu benar-benar fokus untuk menggelutinya, hingga menjadi sebuah hobi yang menyenangkan bagimu. Selebihnya, serahkan kepada Tuhanmu atas segalanya.

SULHAN SAMMUANE

Selain Menulis dirinya juga dikenal aktif sebagai pemerhati pendidikan anak usia dini

Recent Posts

Menanamkan Nilai Luhur Mala’bi’

SALAH satu kekayaan terbesar yang diwariskan oleh para leluhur Mandar kepada generasi penerus bukanlah harta…

2 jam ago

Analisis Interseksionialitas Tokoh Puang Cadzia dalam Cerita Mandar I Kauseng: Kajian Lapisan Makro, Meso, dan Mikro

Sinopsis Cerita Lokal Tragedi I Kauseng Puang Cadzia adalah istri Pa’bicara Balanipa bernama Puang Gamma’.…

2 jam ago

Bedah Film Marlina, Kartini Manakarra Soroti Kekerasan Gender

Majene, tayang9.com — Kartini Manakarra menggelar kegiatan nonton bareng dan bedah film Marlina Si Pembunuh…

2 hari ago

Syekh Abdul Mannan

DALAM sejarah perkembangan Islam di Tanah Mandar, nama To Salama' Syekh Abdul Mannan menempati posisi…

2 hari ago

Analisis Objektif Novel Asmaraloka Karya Danarto, Melalui Pendekatan Semiotika Rolland Barthes

NOVEL Asmaraloka (1999) karya Danarto merupakan salah satu karya sastra Indonesia modern yang paling mengaburkan…

2 hari ago

Dewan Kebudayaan atau Dewan Kekuasaan?

SALAH satu bagian paling problematis dalam rancangan perda ini adalah pembentukan Dewan Kebudayaan Daerah. Secara…

2 hari ago