Terkendala Anggaran dan Minimnya Waktu, Pemkab Mamuju Belum Rekrut P3K

Mamuju – Tayang9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju dipastikan tidak akan melakukan Perekrutan  Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk tahap pertama.

Menurut Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid, pada intinya pemerintah daerah tetap menerima kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Pusat, namun karena terkedala dengan minimnya waktu, dan anggaran sehingga pihaknya mengalami kesulitan untuk melakukan proses rekruitmen P3K.

“Susahnya pertama anggaran untuk pelaksanaan seleksi itu tidak ada didalam APBD, karena APBD Pokok sudah di ketok baru datang kebijakannya, kebijakannya lagi kita disuruh kalau ndak salah sisa empat hari, ya bagaimana cara kita mau melaksanakan,” ucap Habsi Wahid saat dikonfirmasi di Kantor DPRD Mamuju, Kamis, 21/02/19.

Selain itu ia juga menambahkan, dengan tidak adanya anggaran APBD tahu 2019 yang diperuntukkan, pihaknya mengakui akan kesulitan untuk membayar insentif bagi para P3K, pasca menjalani proses seleksi atau tes

“Kalau kita sudah tes tentu mereka sudah harus dibayar gajinya, APBD kita kan tentu tidak tersedia gaji P3K itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut pihaknya juga telah menyurat dan meminta kepemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan- RB ), untuk sekiranya pemerintah daerah khsususnya di Kabupaten Mamuju, diberi waktu sampai dengan selesainya pembahasan APBD perubahan.

“Saya sudah surati, kalau bisa setelah APBD perubahan,” tutupnya.(Rubrik ini hasil kerjasama dengan Pemkab Mamuju melalui dinas Kominfo dan Persandian)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Mengukuhkan Tradisi, Merayakan Otentisitas, Catatan Perjalanan Perayaan Bulan Bahasa MGMP Bahasa Indonesia SMK Polman 2026

Nauwakke’ di’e tulisan e, dengan Bismillah. SUPRIADI, Adi, Pak Sup, Pak Supri, atau Pak Guru…

4 hari ago

KNTI dan ITBM Helat Pelatihan Pemasaran Produk Lokal Perempuan Nelayan di Desa Laliko

POLMAN, TAYANG9 — Produk lokal perempuan nelayan Desa Laliko, Polewali Mandar, didorong menembus pasar digital…

5 hari ago

Pemkab Mamuju Tengah Ajukan Dukungan Rp66,2 Miliar per Tahun untuk Percepatan Revitalisasi Sekolah

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengajukan dukungan afirmasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan…

6 hari ago

Pembatasan BBM di Polewali Dievaluasi, Pengelola SPBU Diingatkan Patuhi Aturan

POLMAN, TAYANG9 – Kapolsek Polewali IPTU Syahrul, S.H., M.H., bersama Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan…

6 hari ago

103 Peserta Ikuti Pelatihan Disiplin dan Bela Negara di Kodim 1402/Polman

POLMAN, Tayang9 – Sebanyak 103 peserta dari lingkungan BUMN, BUMD, dan sejumlah lembaga di Kabupaten Polewali…

6 hari ago

Pemetaan Tenurial, Upaya Pemenuhan Hak Nelayan Tradisional

POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan pemetaan partisipatif tenurial…

1 minggu ago