Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Semangat Muda dari Sulbar, KLASS Inisiasi Spill The Earth Cetak Generasi Penggerak Keadilan Ekologis

Ramli: Laut adalah Masa Depan Kita

POLMAN, TAYANG9 — Langkah optimistis dalam menjaga keberlanjutan laut dan wilayah pesisir terus digelorakan dari Sulawesi Barat. Menjawab tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan pesisir, Komunitas Leader of Action and Service Sulawesi Barat (KLASS) sukses menggelar kegiatan Spill The Earth (Environmental Action Lab), sebuah ruang edukasi kreatif, dialog interaktif, dan konsolidasi gerakan kepemudaan untuk memperjuangkan keadilan ekologis.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi daerah Local Conference of Youth (LCOY) 2026 ini mengusung tema inspiratif: “Laut dan Masyarakat Pesisir: Membangun Kesadaran dan Gerakan untuk Mewujudkan Keadilan Ekologis”. Bertempat di Gedung UPTD Taman Budaya dan Museum Provinsi Sulawesi Barat pada Sabtu, 17 Oktober 2026, acara ini disambut antusias oleh puluhan anak muda dan pemudi setempat.

Melalui Spill The Earth, KLASS berhasil membuka wawasan generasi muda tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir serta melindungi hak-hak nelayan tradisional. Inisiatif ini menjadi bukti nyata hadirnya generasi muda sebagai agen perubahan (agents of change) yang siap mendorong lahirnya aksi kolektif demi lingkungan yang lestari dan inklusif.

Bagi masyarakat pesisir Sulawesi Barat, laut bukan sekadar tempat mencari nafkah, melainkan juga bagian dari identitas budaya, kearifan lokal, dan kebanggaan antargenerasi. Berbagai tantangan alam seperti ketidakpastian musim justru memicu semangat kolaborasi untuk memperkuat ketahanan ekosistem laut—seperti rehabilitasi mangrove, padang lamun, dan terumbu karang.

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Polewali Mandar, Muh. Muksin R., menyambut hangat dan mengapresiasi tinggi peran aktif pemuda dalam gerakan ini.

“Pemuda adalah kunci masa depan pesisir kita. Kehadiran mereka membawa angin segar dan harapan baru. Dengan melangkah bersama nelayan, membangun kesadaran kritis, dan menyuarakan kebijakan yang adil, kita optimistis keberlanjutan hidup masyarakat pesisir dapat terus terjaga,” ungkap Muksin penuh semangat.

Muksin menambahkan, gerakan terdidik dan terorganisasi yang dipelopori generasi muda akan menjadi fondasi kokoh bagi perlindungan hak-hak nelayan kecil dan kelestarian laut Sulawesi Barat.

Acara Spill The Earth dirancang secara interaktif dan inklusif. Para peserta diajak berdiskusi mendalam mengenai lima topik penting: pengelolaan sampah kreatif, adaptasi perubahan iklim, keberlanjutan pesisir, perluasan ruang terbuka hijau, serta aksi penguatan kesadaran masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Himpunan Mahasiswa Akuakultur Indonesia, Ramli, menegaskan bahwa momen ini menjadi pemicu lahirnya inovasi dan kolaborasi nyata di kalangan mahasiswa dan pemuda.

“Laut adalah masa depan kita. Kegiatan ini bukan sekadar diskusi, melainkan panggilan jiwa bagi anak muda untuk bersatu dan beraksi nyata demi kelestarian ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakatnya,” tutur Ramli.

KLASS juga mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal, seperti kebudayaan bahari Mandar, dalam setiap proses pembelajaran. Pendekatan ini menjadikan anak muda tidak hanya sebagai pendengar, melainkan sebagai aktor utama yang memiliki kapasitas, kepemimpinan, dan hak untuk menentukan masa depan lingkungan yang lebih baik.

Berkolaborasi Mewujudkan Transformasi dan Masa Depan Lestari

Tidak berhenti pada edukasi, forum Spill The Earth juga melahirkan berbagai rencana aksi konkret. Para peserta berkomitmen untuk melanjutkan gerakan ini melalui pemetaan potensi pesisir, advokasi lingkungan berbasis edukasi, serta pembentukan jejaring komunitas hijau di berbagai daerah.

Koordinator Umum KLASS, Lukman Sagala, optimistis bahwa kolaborasi antara anak muda, masyarakat, pemerintah, dan pelaku industri akan membawa perubahan positif yang signifikan dalam tata kelola lingkungan hidup.

“Kami percaya bahwa keadilan ekologis dan kelestarian laut dapat terwujud ketika semua pihak saling bertransformasi dan bergandengan tangan. Melalui konsolidasi ini, kita menyatukan langkah untuk memastikan laut Sulawesi Barat tetap lestari, indah, dan memberi kebahagiaan bagi seluruh masyarakat pesisir secara berkelanjutan,” pungkas Lukman.

Inisiatif KLASS ini membuktikan bahwa anak muda Sulawesi Barat siap menjadi garda terdepan dalam merawat bumi, menyebarkan inspirasi, dan memastikan keberlanjutan ruang hidup yang adil bagi generasi sekarang dan masa depan.


Sumber Release: Lukman Sagala, koordinator LCOY (Local Conference Of  Youth) Sulawesi Barat  juga alumni Sospol Unsulbar yang aktif pada isu-isu sosial dan lingkungan

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

Pemetaan Tenurial, Upaya Pemenuhan Hak Nelayan Tradisional

POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan pemetaan partisipatif tenurial…

2 hari ago

Peduli Dampak Kabut Asap, Sat Lantas Polres Polman Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan

POLMAN, Tayang9 – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Polewali Mandar membagikan masker kepada pengguna jalan…

2 hari ago

Bupati Polman Dorong Guru Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi dalam Pembelajaran

POLMAN, Tayang9 – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, mendorong para guru untuk meningkatkan kemampuan dalam…

3 hari ago

Maulid Nabi dan Haul Syekh KH. Muhammad Shaleh di Pambusuang Berlangsung Kondusif

POLMAN, Tayang9 – Polres Polewali Mandar (Polman) bersama Polsek Tinambung lakukan pengamanan kegiatan Maulid Nabi Muhammad…

3 hari ago

Tabrakan Beruntun Libatkan Lima Mobil di Wonomulyo Polman, Tiga Orang Luka-luka

POLMAN, Tayang9 – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima unit mobil terjadi di Jalan Poros…

3 hari ago

Perpusip Sulbar Hadirkan Perpustakaan Keliling di Tapak Budaya: Teras Literasi dan Pameran Sekomandi

MAMUJU, Tayang9 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) menghadirkan layanan Perpustakaan…

3 hari ago