MAMUJU, TAYANG9 – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menerima audiensi Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Barat yang baru Wahidah P., Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di Ruang Kerja Gubernur Sulawesi Barat.
Audiensi tersebut menjadi momentum perkenalan resmi Kepala BKKBN Sulbar sekaligus membahas arah penguatan program kependudukan dan keluarga berencana di Sulawesi Barat. Pertemuan turut dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar, dr. Marintani Erna Dochri, bersama jajaran eselon III DKPPKB Sulbar.
Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan koordinasi lintas sektor, efektivitas penggunaan anggaran, serta percepatan capaian indikator program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga.
Dalam arahannya, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menekankan pentingnya penguatan tata kelola program agar seluruh kegiatan benar-benar menyentuh kebutuhan prioritas masyarakat.
“Perbaikan tata kelola bukan hanya soal administrasi, tetapi memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami ingin layanan pengendalian penduduk dan keluarga berencana berjalan lebih terarah, efisien, dan dirasakan langsung di lapangan,” ujar Suhardi Duka.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, secara terpisah menyampaikan bahwa penguatan program kependudukan sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas utama daerah.
“Sejalan dengan visi dan misi Bapak Gubernur, kami berkomitmen memastikan program kependudukan menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Sulbar yang sehat, berkualitas, dan produktif,” kata dr. Nursyamsi.
DKPPKB Sulbar menyatakan siap memperkuat sinergi bersama BKKBN Sulbar dan OPD terkait melalui penguatan data dan pelaporan, peningkatan pengawasan teknis, serta pendampingan program hingga tingkat kabupaten dan kota. Program kependudukan dan keluarga berencana dinilai memiliki peran strategis dalam menekan angka stunting, mencegah perkawinan anak, serta mendukung pengentasan kemiskinan melalui pembangunan keluarga berkualitas. (rls)
sumber: Humas Sulbar
Jakarta, Tayang9—Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menitipkan pesan kepada 119 Guru Besar yang baru saja…
Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan serta…
POLMAN, TAYANG9 – Mandar Musik Ethno Concert (MMEC) 2026 yang digelar selama tiga hari, 9–11…
SIANG itu, terik matahari di Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, terasa begitu menyengat, seolah bersiap memanggang…
MUSIK tradisional merupakan salah satu unsur penting dalam identitas suatu bangsa. Di dalamnya tersimpan sejarah,…
Makassar, Tayang9 — Kemenag terus mempercepat transformasi digital di bidang kepegawaian melalui persiapan implementasi interkoneksi…