Categories: GAGASANOPINI

Temukan Jalanmu Menuju Taman Sang Nabi

At-Takhalluq bi Akhlaq Allah

SALAH satu ajaran Islam yang sangat penting adalah akhlak sebagaimana dinyatakan dalam Hadis: “Berakhlaklah kamu dengan akhlak Allah”. Berakhlak dengan akhlak Allah itu artinya kita harus bisa mewujudkan sifat-sifat Tuhan yang biasa disebut asma’ul husna itu, yang secara garis besarnya terangkum dalam sifat rahman dan rahim.

Namun di al-Asma’al-Husna itu ada dua kategori sifat Allah. Yaitu sifat Jamaliah dan sifat Jalaliahnya. sifat Jamaliah adalah sifat-sifat yang berisi aspek-aspek keindahan dan kelembutan Allah, seperti al-Rahim (Maha Penyayang), al-Ghafur (Maha Pengampun), al-Lathif (Maha Lembut), dan al-Rahman (Maha Penyayang). Sedangkan sifat Jalaliah adalah sifat-sifat yang berisi aspek-aspek keagungan dan kebesaran Allah SWT, seperti al-Akbar (Maha Besar), al-Azhim (Maha Agung), al-Qawiy (Maha Kuat), dan al-Qadir (Maha Kuasa).

Sifat Jamaliah Tuhan itu jumlahnya 5 kali lebih banyak dari sifat Jalaliahnya. Sebagai contoh di dalam Al Quran terdapat 100 ayat tentang sifat ghafur (pengampun) dan hanya ada 1 ayat tentang dzuntiqam (pembalas). Itu menunjukkan bahwa sesungguhnya Allah Swt itu sangat cinta dan sayang terhadap ciptaannya, sehingga sekalipun seseorang telah berulang kali melakukan kesalahan, namun Allah setiap saat tetap akan memberi kesempatan kepada orang itu untuk bertobat dan kemudian memberikan ampunan.

Namun, pertanyaannya adalah bolehkah kita berakhlak dengan akhlak Allah, al-Jabbar, al-Kahhar, dan sifat Jalaliah-Nya yang lain?

Pertanyaan ini saya pernah tanyakan ke dosen saya waktu saya kuliah di LIPIA. Dosen saya itu menjawab, “tidak boleh, itu sifat hanya khusus untuk Allah swt. Makhluk tidak boleh memiliki sifat tersebut”. Jawaban tersebut tidak atau belum memuaskan bagi saya. Saya coba buka kitab-kitab al-Asma’ al-Husna yang lain. Ternyata, dalam kitab al-Maqsad al-Atsna fi Asma’ Allah al-Husna, jawaban al-Ghazali beda lagi. Beliau berkata, “boleh saja.” Tapi maknanya tentu saja tidak se-vulgar makna harfiahnya.

Misalnya saja, kita boleh saja memiliki sifat Allah al-Jabbar, pemaksa, tapi itu dalam arti Anda membuat diri Anda menjadi kharismatik sedemikian rupa, sehingga setiap ucapan yang keluar dari mulut Anda menjadi sangat dipatuhi (bersifat memaksa) oleh siapa pun yang mendengar dan bersama Anda. Tentu membuat diri menjadi diri yang kharismatik itu butuh proses yang panjang. Tapi itulah cara yang harus ditempuh oleh seorang hamba untuk bisa memiliki sifat Allah tersebut.

Atau Anda bisa saja memiliki sifat tersebut, tapi secara temporer. Tidak selamanya. Misalnya, sifat Allah al-Mutakabbir, yang sombong/angkuh. Sifat Allah ini boleh saja Anda sandang ketika Anda berhadapan dengan orang yang angkuh juga. Ada ungkapan التكبر إلى المتكبر صدقة atau diungkapan lain, عبادة (Takabur/sombong terhadap orang sombong adalah sedekah, atau ibadah).

Sebenarnya ini hanya untuk memberikan shock terapy kepada orang tersebut. Sebab ada orang yang tidak mempan hanya dengan sindiran, kata-kata halus, pemberian contoh, hikmah, dll. Ibaratnya, dengan bersikap sombong juga, kita memberikan pukulan palu Godam ke orang yang sombong tersebut. Wallahu a’lam

Paccinnongan, 12 Nopember 2020

SALAHUDDIN SOPU

Dosen Pemikiran Islam UIN Alauddin Makassar

Recent Posts

Satgas TMMD Latih Pemuda Desa Bulo Teknik Pengelasan untuk Tingkatkan Keterampilan Kerja

POLMAN, TAYANG9 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman tidak hanya menghadirkan…

2 jam ago

Tiga Pemuda Jadi Korban Dugaan Penganiayaan di Wonomulyo Polman, Polisi Lakukan Penyelidikan

POLMAN, TAYANG9 — Tiga pemuda dilaporkan menjadi korban dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang…

3 jam ago

TMMD ke-127 Hadirkan Solusi Air Bersih bagi Warga Desa Bulo, Dua Titik Sumur Bor Hasilkan Air

POLMAN, TAYANG9 — Akses air bersih bagi warga Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar,…

19 jam ago

Yayasan Badara Luncurkan Mandar Culture Festival 2026, Dorong Budaya Mandar dan UMKM Naik Kelas

POLMAN, TAYANG9 - Mandar Culture Festival 2026 resmi diluncurkan melalui press conference dan soft launching…

1 hari ago

Resmikan Gedung Baru Samsat Mamuju Tengah, Gubernur Sulbar Dorong Optimalisasi Pajak Daerah

Mateng, Tayang9.com — Gubernur Sulawesi Barat, Suardi Duka, kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mamuju…

1 hari ago

Pengecatan Rumah Ibadah Jadi Sasaran Tambahan TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman di Desa Bulo

POLMAN, TAYANG9 — Pengecatan rumah ibadah menjadi salah satu sasaran tambahan dalam pelaksanaan program TNI…

1 hari ago