ULUNNA i Kaco tiuya-uya, kadang menggeleng kanan kiri. Kadang pula aro-aro anna tu’du-tu’du. Adalah lagu dangdut berirama koplo yang menyebabkannya. Cicci yang datang mendekatinya lalu massimbong, “apa angga’mu toandang seha’mo nanna iting dangdut murahano. Laomo tia passukkei anjoro maruga, apa naripapiangano’o do’ayu wue kesenanganmu e”. Mendengar itu Kaco lalu menukas, “sangga’ doayu wue tomo i’o andalammu, pe’gurumo tia pa’elong sitteng biduan dangdut”. Mendengar jawaban itu, tulilling anna pegaru bassi segera melayang dan menukik tepat di atas kepala Kaco yang tiuya-uya’ itu.
Mendapati pendaratan tulilling anna pegaru bassi di ulunna itu, Kaco segera menuju passukkeang anjoro, seraya bergumam dalam hati, “andai mupahang dangdut Cicci, musangai dangdut lagu murahan. Padahal iyamo tu’u die dangdut cermin nyata kehidupan pakkappung. Mua’ melo mupahang aspirasi dan realitas sosial pa’banua peyaramming tamamo di lagu dangdut”. [mst]
POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan pemetaan partisipatif tenurial…
POLMAN, Tayang9 – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Polewali Mandar membagikan masker kepada pengguna jalan…
POLMAN, Tayang9 – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, mendorong para guru untuk meningkatkan kemampuan dalam…
POLMAN, Tayang9 – Polres Polewali Mandar (Polman) bersama Polsek Tinambung lakukan pengamanan kegiatan Maulid Nabi Muhammad…
POLMAN, Tayang9 – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima unit mobil terjadi di Jalan Poros…
MAMUJU, Tayang9 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) menghadirkan layanan Perpustakaan…