ULUNNA i Kaco tiuya-uya, kadang menggeleng kanan kiri. Kadang pula aro-aro anna tu’du-tu’du. Adalah lagu dangdut berirama koplo yang menyebabkannya. Cicci yang datang mendekatinya lalu massimbong, “apa angga’mu toandang seha’mo nanna iting dangdut murahano. Laomo tia passukkei anjoro maruga, apa naripapiangano’o do’ayu wue kesenanganmu e”. Mendengar itu Kaco lalu menukas, “sangga’ doayu wue tomo i’o andalammu, pe’gurumo tia pa’elong sitteng biduan dangdut”. Mendengar jawaban itu, tulilling anna pegaru bassi segera melayang dan menukik tepat di atas kepala Kaco yang tiuya-uya’ itu.
Mendapati pendaratan tulilling anna pegaru bassi di ulunna itu, Kaco segera menuju passukkeang anjoro, seraya bergumam dalam hati, “andai mupahang dangdut Cicci, musangai dangdut lagu murahan. Padahal iyamo tu’u die dangdut cermin nyata kehidupan pakkappung. Mua’ melo mupahang aspirasi dan realitas sosial pa’banua peyaramming tamamo di lagu dangdut”. [mst]
POLMAN, TAYANG9 – Atmosfer antusiasme menjelang gelaran bergengsi Pekan Sastra Tubuh Kata kian terasa hangat.…
POLMAN, TAYANG9 — Panggung sastra dan pertunjukan di Sulawesi Barat akan kembali bergemuruh! Hal itu…
MENJADI kurator Mandar Ethno Music Concert merupakan pengalaman yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Ketika…
MANDAR Musik Ethno Concert 2026 bukan sekadar rangkaian pertunjukan musik. Ia adalah sebuah aksara kehidupan…
Jakarta, Tayang9—Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menitipkan pesan kepada 119 Guru Besar yang baru saja…
Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan serta…