Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Soal “Ciutannya” di FB, Ikram Ibrahim Memohon Maaf ke GP.Ansor dan Ulama

Mamuju -Tayang9 – Mantan Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu Ikram Ibrahim, akhirnya menyampaikan permohonan maafnya pada Gerakan Pemuda Ansor.

Sebagai diketahui, sebelumnya PC.GP.Ansor Pasangkayu secara resmi melaporkan Ikram Ibrahim ke pihak Polres Kabupaten Pasangkayu, atas dugaan ujaran kebencian melalui Media Sosial (Medsos) Facebook (FB).

Menyikapi hal tersebut, Ikram Ibrahim selaku terlapor secara resmi menyampaikan permohonan maafnya pada seluruh jajaran pengurus GP.Ansor dan para kiyai, karena ciutan di akun FBnya itu telah menimbulkan ketersinggungan di diri para kader.

“Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, terkait dengan permasalahan yang terjadi di media sosial facebook saya dengan pihak GP.Ansor yang membuat ketersinggungan, dan merasa terhina secara kelembagaan sehingga menimbulkan polemik, kejadian tersebut merupakan kelalaian saya. Untuk itu saya mohon maaf sebesar – besarnya kepada seluruh kader GP.Ansor, baik secara nasional maupun yang ada di daerah wabil khusus lagi kepada ulama – ulama Nahdlatul Ulama,” ucap Ikram Ibrahim kepada Tayang9.com, Jum’at, 20/09/18.

Untuk diketahui berdasarkan keterangannya, Ikram Ibrahim juga merupakan salah satu alumni dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan saat ini telah resmi bergabung menjadi kader Banser, pasca mengikuti proses DTD yang diselenggarakan oleh PC.GP.Ansor Mamuju beberapa waktu lalu di Desa Kalepu, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju.(FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Dalam Satu Hari, Secara Maraton Desa Lekopadis Gelar Tiga Musyawarah Sekaligus

POLMAN – Pemerintah Desa Lekopadis menggelar tiga agenda musyawarah penting dalam satu hari sebagai bagian…

4 jam ago

Menanamkan Nilai Luhur Mala’bi’

SALAH satu kekayaan terbesar yang diwariskan oleh para leluhur Mandar kepada generasi penerus bukanlah harta…

7 jam ago

Analisis Interseksionialitas Tokoh Puang Cadzia dalam Cerita Mandar I Kauseng: Kajian Lapisan Makro, Meso, dan Mikro

Sinopsis Cerita Lokal Tragedi I Kauseng Puang Cadzia adalah istri Pa’bicara Balanipa bernama Puang Gamma’.…

7 jam ago

Bedah Film Marlina, Kartini Manakarra Soroti Kekerasan Gender

Majene, tayang9.com — Kartini Manakarra menggelar kegiatan nonton bareng dan bedah film Marlina Si Pembunuh…

2 hari ago

Syekh Abdul Mannan

DALAM sejarah perkembangan Islam di Tanah Mandar, nama To Salama' Syekh Abdul Mannan menempati posisi…

2 hari ago

Analisis Objektif Novel Asmaraloka Karya Danarto, Melalui Pendekatan Semiotika Rolland Barthes

NOVEL Asmaraloka (1999) karya Danarto merupakan salah satu karya sastra Indonesia modern yang paling mengaburkan…

3 hari ago