Respon Catatan dari DPRD, Pemprov Sulbar Gelar Rakoor

Mamuju – Tayang9 –  Dalam rangka, menyikapi sejumlah catatan yang direkomendasikan oleh lembaga legislatif, terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Barat 2018, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor),
di ruang pertemuan lantai 2, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 14/05/19.

Dalam arahannya, Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Ali Baal Masdar (ABM) berharap, sejumlah catatan yang direkomemdasi DPRD tersebut, dapat diselesaikan satu persatu dalam pertemuan itu.

“Inilah gunanya kita berkumpul disini agar apa yang direkomendasikan DPRD dapat di selesaikan semuanya” ucap ABM.

Selain itu ia juga menambahkan bahwa, dengan adanya sejumlah catatan tersebut, melalui forum itu, hal tersebut dinilai tidak menjadi masalah bagi dirinya khsususnya Pemprov, dan bahkan Ia mengaku bersyukur dengan adanya hal itu.

“Saya bersyukur dan berterima kasih dengan  adanya kritikan dan saran yang berbasis pembangunan, sehingga semuanya itu tidak ada masalah bagi saya,” tutupnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Sekprov Muhammad Idris mengungkapkan, bahwa Gubernur mengingikan agar secepatnya merespon sejumlah catatan itu, dan tidak perlu menunggu sampai batas waktu yang ditentukan, yakni paling lambat 60 hari.

“Pak Gubernur sampaikan, jangan menunggu 60 hari, kalau bisa segera direspon empat atau 10 hari ke depan” ungkap Idris

Selain itu ia juga menambahkan, atas arahan Gubernur pertemuan tersebut dilaksanakan, sehingga sejumlah catatan itu dapat dicarikan solusinya, dan secepatnya dapat direspon atau dijawab.

“Atas arahan pak Gubernur, kita berkumpul di sini dalam rangka bagaimana merespon dengan cepat, sejumlah catatan yang direkomendasi DPRD Sulbar,”bebernya.

Untuk diketahui, pertemuan yang dipimpinan langsung Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, yang didampingi Sekprov Sulbar Muhammad Idris, serta dihadiri seluruh pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar itu, bertujuan mencari solusi dari sejumlah catatan yang direkomendasikan DPRD Sulawesi Barat, sehingga dapat menjawab atau merespon dengan cepat persoalan tersebut. (*)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Mengukuhkan Tradisi, Merayakan Otentisitas, Catatan Perjalanan Perayaan Bulan Bahasa MGMP Bahasa Indonesia SMK Polman 2026

Nauwakke’ di’e tulisan e, dengan Bismillah. SUPRIADI, Adi, Pak Sup, Pak Supri, atau Pak Guru…

2 hari ago

KNTI dan ITBM Helat Pelatihan Pemasaran Produk Lokal Perempuan Nelayan di Desa Laliko

POLMAN, TAYANG9 — Produk lokal perempuan nelayan Desa Laliko, Polewali Mandar, didorong menembus pasar digital…

3 hari ago

Pemkab Mamuju Tengah Ajukan Dukungan Rp66,2 Miliar per Tahun untuk Percepatan Revitalisasi Sekolah

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengajukan dukungan afirmasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan…

4 hari ago

Pembatasan BBM di Polewali Dievaluasi, Pengelola SPBU Diingatkan Patuhi Aturan

POLMAN, TAYANG9 – Kapolsek Polewali IPTU Syahrul, S.H., M.H., bersama Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan…

4 hari ago

103 Peserta Ikuti Pelatihan Disiplin dan Bela Negara di Kodim 1402/Polman

POLMAN, Tayang9 – Sebanyak 103 peserta dari lingkungan BUMN, BUMD, dan sejumlah lembaga di Kabupaten Polewali…

4 hari ago

Pemetaan Tenurial, Upaya Pemenuhan Hak Nelayan Tradisional

POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan pemetaan partisipatif tenurial…

6 hari ago