Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Penentuan Kakanwil Kemenag Sulbar Terindikasi Ada Campur Tangan Rommy (?)

Mamuju – Tayang9 – Menyikapi hasil seleksi pergantian Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat (Kakanwil Kemenag Sulbar), Kepala Kantor Agama Kabupaten Majene Adnan Nota, mengaku sangat puas dengan hasil dalam proses seleksi, karena telah sesuai dengan kaidah yang disampaikan sejak awal.

Menurut Adnan Nota, meski dalam prosesnya seleksi justru berakhir dengan insiden tertangkapnya Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), atas dugaan suap pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kemenag, hal tersebut dianggap karena adanya upaya oknum, yang mencoba untuk memanfaatkan regulasi.

“Bahwa ada insiden terakhir, kaitan dengan penangkapan OTT yang dilakukan oleh KPK itu, saya anggap oknum yang memanfaatkan terhadap regulasi, dan proses yang dilakukan di Kementrian Agama,” ucap Adnan Nota, via telpon, Minggu, 17/03/19.

Selain itu ia juga menambahkan, terkait adanya indikasi campur tangan Rommy dalam penentuan Kakanwil Kemenag di Sulawesi Barat, ia mengaku tidak memiliki kompetensi untuk memberikan komentar, mengingat ranah tersebut sudah masuk pada wilayah politik.

“Saya tidak punya kompetensi untuk menyampaikan itu, karena itu sudah ranah politik, bahwa mentri agama itu adalah kader dari PPP,  dan dia pejabat yang dilahirkan oleh negara, tapi perekrutannya dari politik itulah realitasnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia juga menuturkan, bahwa pihaknya sangat meyakini dalam proses seleksi Kemenag Sulawesi Barat yang sempat dilakoninya selama seminggu tersebut, ia tidak merasakan adanya intervensi politik didalamnya.

“Tetapi bahwa ada imbas dari itu, saya ingin mengatakan bahwa untuk proses yang dilaksanakan oleh kementerian agama, selama kurang lebih 1 minggu itu, saya tidak merasa ada tarikan politiknya, bahwa hasilnya itu ada tarikan politiknya, itu diluar dari kemampuan saya untuk menerawang itu,” bebernya.

Mantan Kandepag Kabupaten Mamuju itu juga membenarkan bahwa, pelantikan M. Muflih BF sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Barat, dilakukan secara bersamaan dengan Haris Hasanuddin, selaku Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur, yang saat ini juga telah ditetapkan sebagai tersangka dugan suap oleh KPK.

“Jadi ada 14 kalau saya tidak salah itu waktu, 4 diantaranya adalah kepala kantor wilayah kementerian agama, kalau saya tidak salah yang pertama Jawa Timur, kemudian kedua Sulawesi Barat, yang ketiga Riau, saya lupa satu tapi ada 4 Kanwil yang dianukan waktu itu,” tutupnya.

Sementara itu di hari yang sama Aktivis keagamaan Muh.Rusdi Umar, menegaskan bahwa pengumuman, dan hasil peroses seleksi  Kanwil Kemenag adalah murni kewenangan pusat.

“Itu pengumuman dan hasil proses seleksi dek, yang menjadi kewenangan Jakarta,” ungkap Rusdi Umar via Whatsaap.

Selain itu ia juga menuturkan, bahwa pihaknya secara personal, sama sekali tidak tahu menahu, akan adanya indikasi campur tangan Rommy, terhadap proses penentuan Kepala Kanwil Kemenag di Sulawesi Barat.

“Saya tidak ada, atau tidak dek,” pungkasnya (FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Sumpah Pemuda ke-98, Kapolres Polman Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan dan Kamtibmas

POLMAN, Tayang9 – Kapolres Polewali Mandar AKBP Zaky Maghfur, S.I.K., mengajak generasi muda berperan aktif…

9 jam ago

Dinanti Puluhan Tahun, Jembatan Garuda di Kunyi Capai Progres 80 Persen

POLMAN, TAYANG9 – Jembatan Perintis Garuda yang telah lama dinantikan oleh warga Desa Kunyi, Kecamatan…

12 jam ago

Hari Sumpah Pemuda Jadi Momentum Istimewa bagi Nur Ainung S. Parampassi, Kabid Komunikasi KOMINFOPERSAT Mamuju Tengah

MAMUJU TENGAH, Tayang9.com – Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober menjadi momentum…

14 jam ago

Wabup Askary Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Mamuju Tengah

MAMUJU TENGAH, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda…

14 jam ago

Mengukuhkan Tradisi, Merayakan Otentisitas, Catatan Perjalanan Perayaan Bulan Bahasa MGMP Bahasa Indonesia SMK Polman 2026

Nauwakke’ di’e tulisan e, dengan Bismillah. SUPRIADI, Adi, Pak Sup, Pak Supri, atau Pak Guru…

5 hari ago

KNTI dan ITBM Helat Pelatihan Pemasaran Produk Lokal Perempuan Nelayan di Desa Laliko

POLMAN, TAYANG9 — Produk lokal perempuan nelayan Desa Laliko, Polewali Mandar, didorong menembus pasar digital…

6 hari ago