Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Musrenbang Tobadak Ditutup, Pemkab Tekankan Prioritas Selaras RPJMD

Kita ingin Mamuju Tengah tumbuh menjadi Daerah Agropolitan yang Mandiri

MATENG, Tayang9.com — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tobadak menjadi pelaksanaan terakhir Musrenbang tingkat kecamatan di Kabupaten Mamuju Tengah tahun ini. Kegiatan hari kelima tersebut digelar di Kecamatan Tobadak dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta unsur legislatif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mamuju Tengah Dr. Askary Anwar, Ketua DPRD Mamuju Tengah Hj. Nirmalasari Aras, Wakil Ketua DPRD Hamka, anggota DPRD daerah pemilihan Tobadak dan Topoyo, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) se-Mamuju Tengah, Camat Tobadak, kepala desa se-Kecamatan Tobadak, serta tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, tokoh agama, dan perwakilan TNI/Polri.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Askary Anwar menegaskan bahwa setiap usulan dari desa harus selaras dengan delapan misi pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mamuju Tengah.

“Kita ingin Mamuju Tengah tumbuh menjadi daerah agropolitan yang mandiri,” ujarnya.

Ia berharap program prioritas yang dirumuskan dalam Musrenbang benar-benar memberikan dampak luas bagi masyarakat, terutama melalui pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Ketua DPRD Mamuju Tengah Hj. Nirmalasari Aras menyampaikan bahwa Kecamatan Tobadak memiliki potensi besar, termasuk sebagai wilayah dengan kawasan transmigrasi terbesar di Mamuju Tengah.

Menurutnya, potensi tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor perkebunan kelapa sawit, peternakan sapi dan unggas, serta komoditas pangan lainnya.

“Tobadak berpeluang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan, bahkan berpotensi memasok kebutuhan ke Ibu Kota Negara (IKN) ke depan, jika proses hilirisasi komoditas dirancang dengan baik sejak awal,” katanya.

Namun demikian, Nirmalasari menyoroti sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses pasar, kualitas pendidikan yang perlu ditingkatkan, serta layanan kesehatan di desa-desa pinggiran yang masih membutuhkan perhatian.

“Musrenbang adalah wadah musyawarah untuk menyinergikan aspirasi masyarakat dengan program pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Ini harus menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan tahun ini,” tegasnya.

MUHAMMAD IRSYAD

Peneliti di lembaga konsultan politik "SSI" serta aktif di berbagai lembaga kepemudaan dan dunia kesenian

Recent Posts

Maksimalkan Jangkauan Komunikasi, RAPI Polman Wilayah 06 Naikkan RPU yang Kedua

POLMAN, TAYANG9 – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 06 Polman terus bergerak untuk memaksimalkan…

1 jam ago

Perpusip Sulbar Ajak Masyarakat Ikut Survei Nasional Tingkat Kegemaran Membaca 2026

MAMUJU, Tayang9 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) mengajak masyarakat mengikuti Survei…

2 hari ago

Kapolres Polman Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Ajak Personel Perkuat Persatuan

POLMAN, Tayang9 — Kapolres Polewali Mandar (Polman) AKBP Zaky Maghfur, S.I.K., memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian…

2 hari ago

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, SMKN 1 Sumarorong Tekankan Integritas dan Karakter Generasi Muda

MAMASA, TAYANG9 — UPTD SMKN 1 Sumarorong melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis,…

2 hari ago

Kemarau Panjang, Kodim Polman dan BPBD Salurkan Air Bersih untuk Ribuan Santri

POLMAN, Tayang9 — Kemarau panjang mulai membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar mengalami kesulitan mendapatkan…

3 hari ago

Dorong Minat Baca, Perpusip Sulbar Promosikan Koleksi Novel dan Sastra untuk Semua Kalangan

MAMUJU, Tayang9 — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) Mustari Mula kembali…

3 hari ago