MAMUJU, TAYANG9 — STIEB Insan Madani Mandar Polman terus memperkuat kelembagaan melalui pembangunan jejaring kerja sama lintas sektor. Wakil Ketua STIEB IMM Polman, Hadiroh Abdullah, S.Pd., M.Pd., menghadiri sekaligus menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama para rektor perguruan tinggi se-Sulawesi Barat di Hotel Maleo, Senin 12 Mei 2026.
Penandatanganan PKS tersebut melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya penguatan ekosistem inovasi daerah berbasis kekayaan intelektual.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Syaiful Rochim, menyampaikan, kerja sama merupakan langkah strategis dalam membangun ekonomi berbasis pengetahuan di Sulawesi Barat.
“Sebanyak 27 perguruan tinggi swasta, lima pemerintah daerah, dan dua mitra telah menjalin kerja sama penguatan kekayaan intelektual. Sebelumnya, lebih dari 300 Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) telah diterbitkan sebagai aset ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa Sulawesi Barat mulai bergerak menuju era ekonomi kreatif dan inovatif yang bertumpu pada hasil riset dan kekayaan intelektual.
Ia juga menegaskan bahwa perguruan tinggi merupakan ruang lahirnya berbagai karya intelektual yang perlu mendapatkan perlindungan hukum dan hilirisasi riset agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Tanpa perlindungan, karya mudah dicuri. Tanpa hilirisasi, riset hanya menjadi dokumen. Dan tanpa pemanfaatan, ilmu kehilangan makna sosialnya,” tegasnya.
Usai kegiatan, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulbar, Hidayat Yasin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi dan perwakilan institusi yang hadir dalam penandatanganan PKS tersebut.
Ia menjelaskan bahwa agenda lanjutan dari kerja sama itu antara lain pengiriman dokumen hasil penandatanganan PKS untuk diteruskan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Selain itu, pembahasan mengenai pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra KI) juga akan segera dilakukan.
Dalam penutupan sambutannya, Hidayat Yasin berharap kerja sama dan pembentukan Sentra KI tersebut dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Sulawesi Barat.
“Semoga penandatanganan PKS dan pembentukan Sentra KI ini bernilai ibadah di sisi Tuhan dan membawa manfaat bagi masyarakat Sulbar yang malaqbiq,” pungkasnya.
POLMAN, TAYANG9 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar (Polman) menggelar…
JAKARTA,Tayang9—Kepala Biro SDM, Muhammad Zain memacu reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) RI hingga…
Jakarta, Tayang9.com — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah…
POLMAN, TAYANG9 — Suasana upacara bendera di MAN 1 Polewali Mandar, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali…
POLMAN, TAYANG9 – Kapolres Polewali Mandar (Polman) AKBP Anjar Purwoko, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung…
POLMAN, Tayang9 — Suasana belajar di SDN 017 Sidorejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali…