Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Kebakaran Kios Jalan Padi Unggul Wonomulyo, Tewaskan Satu Orang Pedagang

POLEWALI MANDAR, TAYANG9 – Kebakaran hebat melanda Empat unit kios di Jalan Padi Unggul 1, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Menewaskan seorang pedagang kios bernama Nurul Arafah berumur 15 tahun. Karena terjebak dalam kios, pada saat kebakaran. Pada pukul 17.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita). Rabu, 27 Agustus 2025.

Saksi mata, Yamin, menyatakan. Kebakaran pertama terjadi di kios milik Asma yang berjualan campura, dimana kobaran Api langsung mebesar mebakaran kios dan menyalar ke kios lainnya berada disepanjang jalan Padi Unggul Satu. Dan mebakar Motor milik Asma, besarnya kobaran Api, disebabkan ada Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang ikut terbakar di salah satu kios.

“Api cepat mebakar kios Asma karena ada jualan Partalae, didekat kios Asma,” Jelasnya.

Disampaikan Saksi. Pada saat terbakar Asma menyelamatkan diri dengan melompat keluar ke saluran Irigasi yang berad dibelakang kiosnya. Namun besarnya kobaran Api Asma tidak mampu menyelamatkan anaknya bernama Nurul Arafah yang terjebak dalam kios, ditumpuhkan Jerigen jualan Pertalite. Kemudian menyambar tubuh anaknya. Sehingga meninggal dunia.

“Ibu Asma selamat karena melompat ke Irigasi dibelakang kios yang terbakar. Tetapi anaknya terjebak jerengen jualan Pertalite didalam kios, hingga terbakar, ” tututnya.

Sementara Kepala Unit Pelaksanan Teknis Daerah (UPTD) Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kabupaten Polman, Imran, menyebutkan. Pada pukul 17.58 Wita menerima laporan terjadi kebakaran di Jalan Padi Unggul Komples Pasar Induk Wonomulyo, sehingga langsung menuju lokasi dengan Empat Armada Kebakaran bersama 18 personil. Dimana yang terbakar kios jualan buah-buahan dan ada salah satunya jualan BBM eceran. Setelah melakulan pemadaman di kois terbakar, menemuka satu korban yang dievakuasi ke mobil ambulans untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonomulyo, Kabupaten Polman.

“Korban yang meninggal dalam posisi bersujud, yang terjebak pada saat kebakaran. Merupakan remaja perempuan yang berumur 15 tahun,” Tandasnya.

Ditempat terpisah Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, mengatakan. Berdasarkan keterangan saksi mata Eka Purnama (35), kebakaran bermula dari kios milik Asma. Saksi mengaku mendengar suara ledakan sebelum api cepat merembet ke kios lain yang berdempetan.

“Saat itu terdengar teriakan minta tolong dari dalam kios, namun upaya penyelamatan gagal karena api sudah membesar,” Bebernya.

Diuraikan Kapolsek Wonomulyo. Asma sempat berusaha masuk kembali ke kios untuk menyelamatkan anaknya, namun tidak berhasil. Nurul Arafah diduga bersembunyi di antara tumpukan jerigen berisi pertalite yang kemudian ikut terbakar, menyambar tubuh korban. Api dipadamkan pada pukul 17.30 Wita dengan Empat unit mobil pemadam kebakaran dari Polewali dan Campalagian tiba di lokasi. Dan Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 18.00 Wita.

“Nurul Arafah diduga bersembunyi di antara tumpukan jerigen berisi pertalite yang kemudian ikut terbakar, menyambar tubuh korban,” Jelasnya.

Dibeberkan Kapolsek Wonomulyo. Selain menelan korban jiwa bernama Nurul Arafah, juga menimbulkan kerugian materiil. Tiga kios milik Asma (40), Mala (35), dan Hawasi (55) ludes terbakar. Sedangkan sejumlah barang berharga turut hangus di antaranya Satu unit sepeda motor Honda Beat senilai Rp20 juta rupiah, Satu tabung gas, uang tunai sekitar Rp 5 juta rupiah, 3 unit telepon genggam senilai Rp5 juta rupiaj. Serta bangunan kios dengan total estimasi kerugian sekitar Rp 50 juta rupiah.

“Korban jiwa bernama Nurul Arafah, juga menimbulkan kerugian materiil. Tiga kios milik Asma, Mala dan Hawasi ludes terbakar,” Katanya.

Ditambahakan Kapolsek Wonomulyo.
Situasi akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 18.30 Wita. Personel Polsek Wonomulyo langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan mengamankan lokasi dan menghimpun keterangan saksi. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat kios dan pemukiman.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” tutupnya. (Adi)

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

Tim Ekspedisi Ekologi Gandang Dewata Mapala Unasman Resmi Diberangkatkan

POLMAN, TAYANG9 - Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) Sulawesi Barat secara resmi melepas Tim Ekspedisi…

14 jam ago

Ponpes Khalwatiyah Manahilul Irfan Buka Penerimaan Santri Baru

SEJAK 11 Mei 2026 lalu, Pondok Pesantren (Ponpes) Khalwatiyah Manahilul Irfan resmi membuka Penerimaan Santri…

15 jam ago

Kuatkan Kelembagaan, STIEB IMM Polman Bangun Kerja Sama Penguatan Kekayaan Intelektual

MAMUJU, TAYANG9 — STIEB Insan Madani Mandar Polman terus memperkuat kelembagaan melalui pembangunan jejaring kerja…

1 hari ago

Dispersip Polman Gelar Pembekalan Penulisan Resensi Buku, Dorong Penguatan Budaya Literasi

POLMAN, TAYANG9 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar (Polman) menggelar…

1 hari ago

Biro SDM Pacu Reformasi Layanan KUA, Integrasi Data Kepegawaian Jadi Percontohan Nasional

JAKARTA,Tayang9—Kepala Biro SDM, Muhammad Zain memacu reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) RI hingga…

3 hari ago

Kadinsos Mamuju Tengah Perjuangkan Program Sekolah Rakyat dalam Pertemuan dengan Wamensos RI

Jakarta, Tayang9.com — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Sosial terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah…

3 hari ago