POLMAN, TAYANG9 – Upaya pengembangan UPTD Taman Budaya dan Museum (TBM) Sulawesi Barat memasuki tahap baru dengan dilaksanakannya survei perencanaan lapangan untuk pembangunan Teater Hall. Tim gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Barat, konsultan, seniman, dan budayawan turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan rancangan pembangunan sesuai kebutuhan ruang pertunjukan yang modern sekaligus berakar pada nilai budaya lokal.
Kegiatan melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Subkhan, Kepala Seksi Penyelenggaraan dan Pengembangan Seni dan Budaya, serta Adi Wijaya, dari pihak Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Sulawesi Barat. Kehadiran mereka menandai komitmen lintas sektor dalam mendukung pembangunan fasilitas seni yang representatif di Sulbar.
Kepala UPTD Taman Budaya dan Museum Provinsi Sulawesi Barat, Irma Trisnawati yang dihubungi via telepon, dari Mamuju menegaskan, pembangunan Teater Hall merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem seni dan budaya daerah.
“Kami ingin menghadirkan ruang pertunjukan yang representatif, tidak hanya untuk seniman lokal tetapi juga untuk event berskala nasional. Teater Hall ini akan menjadi pusat ekspresi budaya, sekaligus wadah edukasi bagi generasi muda agar semakin mencintai seni dan tradisi Sulawesi Barat. Karena itu Teater Hall juga harus ramah terhadap terhadap semua warga dan utamanya untuk disabilitas,” ujar Irma Trisnawati di ujung telepon, Jumat 3 Juli 2026.
Sementara itu, Subkhan, Kasi Penyelenggaraan dan Pengembangan Seni dan Budaya, menekankan pentingnya keterlibatan seniman dan budayawan dalam proses perencanaan.
“Pembangunan ini bukan sekadar fisik, tetapi juga harus mencerminkan roh budaya di Sulawesi Barat. Karena itu, masukan dari para pelaku seni sangat penting agar Teater Hall benar-benar menjadi rumah bersama bagi kreativitas masyarakat,” jelas Subkhan.
Dari sisi teknis, Adi Wijaya, dari pihak Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Sulawesi Barat, menyampaikan, survei bertujuan memastikan aspek konstruksi sesuai standar dan kebutuhan ruang pertunjukan.
“Kami meninjau kondisi lapangan, aksesibilitas, serta desain teknis agar bangunan nantinya aman, nyaman, dan mendukung berbagai jenis pertunjukan. Harapannya, Teater Hall ini bisa menjadi ikon baru bagi Sulawesi Barat,” ungkap Adi Wijaya.
Dengan adanya Teater Hall, Taman Budaya Sulbar diharapkan mampu menjadi destinasi utama kegiatan seni, budaya, dan pariwisata, sekaligus memperkuat identitas daerah di tingkat nasional.
PERAYAAN Maulid Nabi Muhammad SAW di Poralle Salabose, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, bukan sekadar agenda keagamaan…
PERKEMBANGAN dunia media saat ini berlangsung jauh lebih cepat daripada yang mampu diikuti masyarakat umum.…
POLMAN, TAYANG9 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman). Program Studi Ilmu…
MAMUJU, 1 Juli 2026 – Pimpinan Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Sulawesi Barat/PW SEMMI Sulbar…
BUTTU CIPING, TAYANG9 – Guncangan budaya hebat siap melanda! Setelah melalui proses penyaringan yang super…
*Opini ini dibuat sebagai Respon dari tulisan Saudara Mursyid Syukri yang dimuat di media ini…