Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Usai Dibekali Ahli, 50 Peserta Lomba Video Konten Literasi Perpusip Sulbar Siap Sempurnakan Karya

MAMUJU, Tayang9 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat memberikan pembekalan kepada 50 peserta Lomba Video Konten Literasi sebagai upaya meningkatkan kualitas karya peserta sebelum memasuki tahap penilaian akhir.

 

Kegiatan pembekalan yang dilaksanakan di Aula Gedung Layanan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Barat ini menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing. Melalui sesi pembekalan, para peserta mendapatkan materi dan masukan teknis terkait pembuatan video konten literasi yang kreatif, edukatif, dan sesuai dengan kriteria penilaian lomba.

 

Pembekalan diikuti oleh seluruh peserta yang telah lolos pada tahap awal seleksi. Materi yang disampaikan mencakup penyusunan konsep konten, teknik pengambilan gambar, pengemasan pesan literasi, hingga proses penyuntingan video agar menghasilkan karya yang lebih berkualitas dan menarik.

 

Salah satu peserta, Rosida, mengaku pembekalan yang diberikan sangat membantu peserta dalam memahami standar karya yang diharapkan oleh panitia dan dewan juri.

 

“Melalui pembekalan ini, kami mendapatkan banyak masukan dan wawasan baru terkait pembuatan video konten literasi yang baik dan menarik. Kami jadi lebih memahami aspek-aspek yang harus diperbaiki, mulai dari penyusunan konsep, pengambilan gambar, hingga penyampaian pesan literasi. Insyaallah, kami siap memanfaatkan waktu yang diberikan untuk menyempurnakan bahkan membuat ulang konten agar hasilnya lebih maksimal,” ujar Rosida.

 

Setelah mengikuti pembekalan, para peserta diberikan waktu selama satu bulan untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan karya pada tahap pengiriman video konten literasi tahap II. Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan peserta untuk menghasilkan karya terbaik yang mampu menyampaikan pesan literasi secara kreatif dan inspiratif.

 

Seluruh karya yang telah dikumpulkan nantinya akan diserahkan kepada dewan juri untuk dilakukan penilaian secara profesional dan independen. Adapun dewan juri yang akan melakukan penilaian terdiri dari:

 

1. Abdul Rahman Saade

2. Muhammad Riadh Gailea

3. Ulfa Evitasari

 

Ketiga dewan juri tersebut akan menilai seluruh karya berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, meliputi kreativitas, kualitas penyampaian pesan literasi, aspek teknis produksi, serta dampak edukatif yang dihasilkan.

 

Melalui kegiatan pembekalan ini, Perpusip Sulbar berharap kualitas karya peserta semakin meningkat dan mampu menghasilkan konten-konten literasi yang inspiratif, edukatif, serta mendorong tumbuhnya budaya literasi di Sulawesi Barat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Perpusip Sulbar dalam mendukung pengembangan kreativitas masyarakat melalui media digital sebagai sarana kampanye literasi di era modern.(*)

ANDI BASO IAN

Santri Kehidupan yang Sedang Belajar Menulis

Recent Posts

Hadiah Lomba HUT RI Dipangkas, Pemuda Tallu Banua Pertanyakan Keputusan Kades

Majene, Tayang9 - Semarak perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Tallu Banua…

5 hari ago

Malam Ramah Tamah Wisuda Sarjana ke-24 Unasman Berlangsung Guyub dan Meriah

POLMAN, TAYANG9 — Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) sukses menggelar acara graduate party (malam ramah…

7 hari ago

Tim Ekspedisi Patriot UB Dorong Terciptanya Kawasan Transmigrasi Sehat Melalui Pelatihan 25 Kompetensi Kader Posyandu

SEMANGAT membangun Indonesia sehat kembali bergema di pelosok Sulawesi Barat. Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya…

7 hari ago

Dinas Pendidikan Mamuju Tengah Perkuat Kompetensi Kepala Sekolah untuk Capai SNP

MATENG, Tayang9.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju Tengah, Marhudin, S.Pd., M.Pd., membuka kegiatan Sosialisasi…

1 minggu ago

Memanggil Generasi Baruga Tanah Mandar

SEJARAH bukan sekadar rangkaian tanggal, nama, dan peristiwa yang tersimpan dalam buku. Ia adalah ruang…

1 minggu ago

Bedah Buku Maemunah Djud Pantje Hidupkan Ingatan Sejarah Baruga

MAJENE, TAYANG9 — Bedah Buku dan Diskusi Sejarah Maemunah Djud Pantje: Guru dan Pejuang dari…

1 minggu ago