Ketua LAK Sulbar Muslim Fatillah Azis.(Foto : Net)
Mamuju -Tayang9 – Ketua Laskar Anti Korupsi Sulawesi Barat (LAK Sulbar) Muslim Fatillah Azis menyayangkan langkah Kejaksaan Negri (Kajari) Mamuju, telah menetapkan ARS selaku Sekertaris KPU Sulawesi Barat, dan terduga pelaku kasus korupsi Alat Peraga Kampanye (APK) yang hanya berstatus tahanan kota.
Menurut Muslim, seharusnya tersangka kasus korupsi juga di tahan didalam rutan, layaknya pelaku maling ayam, judi, narkoba dan lain-lain, bukan malah jadi tahanan kota yang artinya hanya tidur nyenyak dirumah tanpa ada gigitan nyamuk.
“Perlakuan istimewa terhadap tersangka kasus korupsi dengan predikat tahanan kota, merupakan budaya bobrok,” ucap Muslim Fatillah Azis via whatsaap, Jum’at,22/02/19.
Selain itu ia juga mendesak Kejari Kabupaten Mamuju, untuk berlaku adil dalam penerapan hukum sehingga terkesan bukan hanya masyarakat kecil berkasus yang langsung menjalani peroses penahanan dibalik jeruji besi.
“Kami dari LAK Sulbar mendesak Kajari Mamuju untuk menerapkan asas equality before the law yang artinya berlaku adil dalam menerapkan hukum, jangan hanya masyarakat kecil yang berkasus baru ditahan dirutan tapi para pejabat yang merampok uang negara justru diberi kenikmatan tahanan kota,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, alasan utama sehingga pihaknya enggan menerima keputusan Kajari tersebut, karena dinilai telah memperlihatkan perlakuan tidak adil terhadap semua tersangka kasus kejahatan, sehingga tidak menimbulkan efek jera pada terduga pelaku korupsi
“Jangan salahkan publik jika berasumsi bahwa pemberian status tahanan kota tersebut, sebagai proyek penegakan hukum khususunya di lingkungan kejaksaan negeri Mamuju,” tutupnya. (FM)
POLMAN, TAYANG9 - Melalui pembekalan dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multimatik Program Unasman…
SUMARORONG, TAYANG9 - SMK Negeri 1 Sumarorong Kabupaten Mamasa, melaksanakan kegiatan Perayaan Natal yang diikuti…
SUMARORONG, TAYANG9 — SMKN 1 Sumarorong menggelar rapat Persiapan Proses Belajar Mengajar (PBM) semester genap…
POLMAN, TAYANG9 – Dalam rangka melakukan pembenahan dan mengevaluasi kinerja internal jajaran Pengawas Pemilu, Badan…
PENGELOLAAN kebudayaan di Sulawesi Barat selama ini cenderung berhenti pada level simbolik. Festival, seremonial, pendataan…
POLMAN, Tayang9 — Pentas Seni Kreatif II 2025 yang diselenggarakan oleh Ladang Tari Labada sukses…