SEBAGAI orang yang tinggal di desa, hiburan tentu menjadi barang mewah dan dinanti. Orang-orang di kota biasanya akan ramai dan membanjiri sebuah konser, itu pun jika yang tampil di atas panggung adalah artis keren atau yang bergenre luar negeri.
Lain ladang lain belalang, cerita tentu lain ditiap tempat. Di kampung tempatku, hanya dengan syukuran sunatan yang kemudian acaranya dilanjutkan jelang malam. Tuan rumah biasanya memakai jasa hiburan bernama electon dan plus Biduan yang tampil menor seksi menggoda. Dari empat penjuru angin, tanpa komando warga dusun datang bak air “bah” yang tumpah ruah, datang dengan segala perlengkapan, penuh sesak di sekitaran rumah yang punya hajatan.
Tiket atau karcis tentu takkan ditemukan, cukup bapak Hansip yang menjaga keamanan dan ketertiban, Tak ada batasan umur, anak-anak sampai yang tua pun ikut ambil bagian dan cari posisi nyaman untuk bisa menikmati hiburan yang cukup langka ini. Untuk yang muda mudi, hhhhmmmm…. dan punya kekasih hati, tentu ini akan menjadi moment yang tak akan disia-siakan. Dan yang Jomblo, hiburan malam itu tentu akan menjadi malam “perburuan” sebagai pembuktian untuk mendapatkan hati gadis pujaan yang selama ini ditaksir.
Untuk hiburan ala kampung ini cukup menarik perhatian. Aksi dan gaya panggung para sang Biduan-lah sebenarnya yang menjadi penantian. Tentu bukan cuma saya, semua yang sejak sore tadi sudah dahaga bak dipadang pasir yang haus menanti siraman goyang patah-patah dari sang Biduan.
Aksi panggung sang Biduan biasanya dimulai lepas ba’da maghrib dan Isya. Mungkin ini sebagai antisipasi saja. Khawatir pas seru-serunya dan asiknya dengan gaya ala duo srigala campur trio macan, tiba-tiba harus berhenti ditengah lagu untuk melewatkan panggilan adzan dulu. Gimana coba, saat sang Biduan lagi asyik nyanyi dengan gaya nungging, tiba-tiba berhenti ditengah punggung untuk melewatkan panggilan itu….
Aaahhh ya salam…
Gregetnya minta ampungggggg…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas…
MAMASA, TAYANG9 – Sebagai upaya membangun kesadaran antikorupsi di kalangan generasi muda, Komisi Pemberantasan Korupsi…
SETIAP Minggu pagi, kawasan Stadion Prasamya berubah menjadi ruang hidup masyarakat. Orang-orang datang dari berbagai…
APA sebenarnya makna Hari Buku bagi generasi hari ini? Apakah ia hanya sebatas tanggal peringatan…
DI penghujung kegiatan Workshop Talenta Bahasa dan Sastra, suasana ruangan sebenarnya terlihat biasa saja. Para…