Categories: CERPENGAGASAN

Riwayat Kerja Serba …TOR

SELEPAS lulus kuliah saya mencoba mencari peruntungan untuk memenuhi biaya hidup. Meliputi kebutuhan primer dan sekunder, salah satunya rokok, kuota internet, makanan dan biaya pacaran yang memerlukan ongkos dalam-dalam.

Bermodalkan titel sarjana, saya jadi MOTIVATOR bagi kaum pemabuk dan gelandangan ( padahal saya juga sarjana gelandangan kala itu). Karena kurang cocok saya hanya mampu bertahan selama 6 bulan. Lalu saya pun merambah ke pekerjaan lainnya yaitu jadi KONSEPTOR untuk orang-orang baru mengenal pacaran.

Meski keuntungannya tidak banyak namun hampir 1 tahun saya mampu melaksanakan rutinitas itu. Sebab saya dapat jaminan rokok dan kopi tiap hari dari pemuda-pemuda di mabuk kapayang.

Bosan dengan bergelut di belakang layar dalam kisah-kisah romantisme mereka, perlahan saya tarik diri. Disebabkan pekerjaan itu kurang menantang. Lalu mencoba ke hal-hal yang lebih rumit dan keluar dari zona nyaman (bukan zona jalur perang).

Kebetulan tempo hari saat hendak pulang kampung, saya berjumpa kawan lama diatas mobil Pete-pete. Singkat cerita, saya ditawari kerja di Pembiayaan yang lokasi kantornya pas di samping Lokalisasi. Tanpa tawar pikir panjang saya ia-kan tawaran itu untuk jadi Dep KOLEKTOR. Tugasnya cukup bahaya, merampas dan menagih kepada nasabah yang bermasalah.

Hanya sebulan bisa bertahan, saya keluar tanpa pamit pas dapat gaji pertama. Pekerjaan yang cukup beresiko, saya tak ingin nyawa saya berakhir di parang, cangkul, badik, dan di sumpahin celaka di jalan.

Musim politik telah tiba, berbekal pengalaman diatas, saya masuk kedunia politik praktis untuk jadi tim sukses. Dewi fortuna berpihak kepadaku, kandidat yang saya dukung meraih kemenangan.

Alhasil, bak durian runtuh percikan efek kemenangan telah datang, saya pun jadi KONTRAKTOR dari beberapa proyek aspirasi. Materi melimpah, uang kecukupan untuk kebutuhan yang lebih mewah. Mobil, motor, bentor becak, trak-TOR semuanya dapat dibeli.

Kata ustad, harta tidak dibawa mati, saya sadar dan tersungkur. Harta yang saya dapatkan tidak membuat hidup bahagia, seakan terus dihantui oleh kelicikan-kelicikan. Saya telah mengingkari idealisme saat masih kuliah.

Jadi ORATOR untuk menyuarakan ketidakadilan, ketimpangan dalam pemerintahan termasuk adanya indikasi pelaku KORUPTOR dan gejolak di masyarakat sebuah tanggung jawab sebagai mahasiswa.

Saya pun berniat kejalan lurus tanpa belok tikung. Melebur bersama masyarakat pinggiran untuk jadi MEDIATOR sewaktu terjadi konflik antara nelayan tradisional dengan nelayan Koorporasi.

Selesai persoalan itu dengan perjanjian di atas materai, saya diajak oleh satu guru Dosen sewaktu masih jadi mahasiswa untuk bergabung di sebuah anak perusahaan media cetak ternama di Sulsel sebagai wartawan berita.

Kurang lebih dua tahun, saya bersama dua teman yakni Sulhan Sammuane dan Zulfikar serta mentor saya Iyyat Teha mendirikan Media online dikelola secara swadaya.

Saya didapuk sebagai EDITOR berita meski jabatan itu belum layak buat saya. Namun amanah itu mesti dijalankan lantaran sudah mengakar sebagai murid harus patuh pada guru.

Akhirnya, saya jadi FASILITATOR.

Harap jangan menanggapi serius tulisan ini, hanya catatan menunggu datangnya rasa kantuk di malam selasa 25 Mei 2021.

NASRUL MASSE

Anak pelaut yang ingin menulis dan membaca di daratan.

Recent Posts

Satgas TMMD Latih Pemuda Desa Bulo Teknik Pengelasan untuk Tingkatkan Keterampilan Kerja

POLMAN, TAYANG9 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman tidak hanya menghadirkan…

52 menit ago

Tiga Pemuda Jadi Korban Dugaan Penganiayaan di Wonomulyo Polman, Polisi Lakukan Penyelidikan

POLMAN, TAYANG9 — Tiga pemuda dilaporkan menjadi korban dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang…

2 jam ago

TMMD ke-127 Hadirkan Solusi Air Bersih bagi Warga Desa Bulo, Dua Titik Sumur Bor Hasilkan Air

POLMAN, TAYANG9 — Akses air bersih bagi warga Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar,…

17 jam ago

Yayasan Badara Luncurkan Mandar Culture Festival 2026, Dorong Budaya Mandar dan UMKM Naik Kelas

POLMAN, TAYANG9 - Mandar Culture Festival 2026 resmi diluncurkan melalui press conference dan soft launching…

23 jam ago

Resmikan Gedung Baru Samsat Mamuju Tengah, Gubernur Sulbar Dorong Optimalisasi Pajak Daerah

Mateng, Tayang9.com — Gubernur Sulawesi Barat, Suardi Duka, kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mamuju…

23 jam ago

Pengecatan Rumah Ibadah Jadi Sasaran Tambahan TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman di Desa Bulo

POLMAN, TAYANG9 — Pengecatan rumah ibadah menjadi salah satu sasaran tambahan dalam pelaksanaan program TNI…

1 hari ago