Prosesi Masosor Manurung.(Foto :HMS)
Mamuju – Tayang9 – Pelaksanaan agenda Masossor Manurung, yang merupakan agenda utama dalam pelaksanaan Festival Maradika Mamuju (FMM) Tahun 2019, dinilai telah berjalan sesuai dengan harapan, oleh raja Mamuju H.A.Maksum Dai.
Menurut A.Maksum Dai, secara personal pihaknya sangat mengapresiasi kinerja panitia pelaksana, lantaran kegiatan pencucian pusaka “Manurung” itu, terkesan cukup sakral dan sukses dimata 93 kerajaan yang menghadiri kegiatan yang dilangsungkan di Pelataran Rumah adat Mamuju itu.
“Banyak raja yang menyaksikan ini, sampaikan ke saya bahwa ini sudah sangat baik, jadi tentu kita bersyukur kalau semua merasa begitu,” ucap pue Andi Maksum Dai.
Sementara itu di tempat yang sama, Bupati Mamuju Habsi Wahid berharap, pelaksanaan FMM 2019, dapat menjadi media pemersatu terdapat semua kerajaan dan keraton se Nusantara, serta menjadi sarana promosi terhadap kekayaan budaya dari masing-masing daerah.
“Kegiatan festival maradika Mamuju merupakan kegiatan yang pertamakali dilaksankan di Mamuju dengan skala Nasional, sehingga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Masyarakat Mamuju,” ungkap Habsi yang juga ningrat dari Kerajaan Tapalang itu.
Untuk diketahui, adapun kegiatan selanjutnya yang telah diagendakan dalam FMM usai Masossor Manurung, di hari yang sama akan dilanjutkan karnafal budaya, dan Mamuju fashion karnafal pembukaan pameran pasar budaya, dan esok harinya akan dilakukan Visit Karampuang. (*)
Nauwakke’ di’e tulisan e, dengan Bismillah. SUPRIADI, Adi, Pak Sup, Pak Supri, atau Pak Guru…
POLMAN, TAYANG9 — Produk lokal perempuan nelayan Desa Laliko, Polewali Mandar, didorong menembus pasar digital…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengajukan dukungan afirmasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan…
POLMAN, TAYANG9 – Kapolsek Polewali IPTU Syahrul, S.H., M.H., bersama Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan…
POLMAN, Tayang9 – Sebanyak 103 peserta dari lingkungan BUMN, BUMD, dan sejumlah lembaga di Kabupaten Polewali…
POLMAN, TAYANG9 – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan pemetaan partisipatif tenurial…