Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Raih Rapor Merah dari Ombudsman, KPK “Warning” Pemprov Sulbar

Mamuju – Tayang9 – Fungsionaris Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah VIII Muhammad Jhanatan, mengaku bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait predikat rapor merah, yang diraih Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dari Ombudsman Republik Indonesia Sulawesi Barat (ORI Sulbar).

Menurut Muhammad Jhanatan, bahwa raihan predikat rapor merah tersebut dilaporkan langsung oleh Ombudsman, saat ia bersama rombongan menyambangi  kantor Perwakilan ORI Sulbar.

“Kami juga tadi baru menyambangi Ombudsman Sulbar, kita sudah dapat laporan terkait hasil kinerja Provinsi Sulawesi Barat dan 6 Kabupaten, itu lapornya ada untuk rapornya ada yang merah, untuk Provinsi Sulawesi Barat,” ucap Muhammad Jhanatan saat gelaran press rilis KPK di aula kantor Gubernur Sulawesi Barat, Selasa, 19/03/19.

Selain itu ia juga menambahkan, menyikapi raihan rapor merah itu, pihaknya menghimbau ke pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, untuk segera melakukan perbaikan mengingat laporan dari Ombudsman, memiliki kesamaan dengan catatan yang telah dibuat KPK.

“Na itu perlu diperbaiki ya, karena kan ada indikator-indikator yang Ombudsman tulis disitu,
dan kurang lebih ini intinya sama dengan yang dibuat KPK di MCT seperti itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, adapun laporan dari Ombudsman yang diterima oleh tim KPK tersebut meliputi rekomendasi perizinan, izin penanaman modal, pendanaan di Dinas Pendidikan, dan Dinas Ketenagakerjaan daerah.

“Yang merah itu ternyata di Provinsi Sulawesi Barat, mulai dari rekomendasi izin, izin – izin penanaman modal, sampai dengan dana dinas pendidikan izin operasional pendidikan, dan terakhir dana di Dinas tenaga kerja daerah untuk rekomendasi pembentukan kantor cabang dan lain-lain, skornya masih nilai rata-ratanya 33,60 itu masih dibawah 50, karena skor maksimal terendah itu adalah 0 sampai 50,” tutupnya.(FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Guru Mengajar Indonesia,  Siapa Mengajar Kesejahteraan Guru

BEBERAPA hari yang lalu saya membaca sebuah unggahan di media sosial yang membahas tentang perbandingan…

1 hari ago

Tuntunan, Tontonan, dan Impian

PASCA Hiroshima dan Nagasaki, Jepang tidak hanya membangun kembali gedung-gedung yang hancur. Mereka juga membangun…

1 hari ago

Pemkab Mamuju Tengah Bekali 173 ASN Hadapi Masa Pensiun, Sekda Tekankan Perencanaan Keuangan dan Administrasi

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar sosialisasi persiapan…

1 hari ago

Kebudayaan Itu Domisili, Bukan Dominasi

SALAH satu persoalan yang paling terasa dalam Ranperda Pemajuan Kebudayaan ini adalah cara pandangnya yang…

2 hari ago

Di Balik Isu Kapus Sendana 1, Awaluddin : Mungkin Ada Yang Mengincar Jabatan Kapus!

Majene, Tayan9 -  Isu yang diarahkan kepada Kepala Puskesmas (Kapus) Sendana 1 Erwin, dinilai tidak memiliki…

3 hari ago

Kebudayaan Bukan Milik Pemerintah

SETELAH membaca berulang-ulang selama berhari-hari, kesalahan paling mendasar dalam rancangan perda ini adalah cara pandangnya…

4 hari ago