POLMAN, TAYANG9 – Saat ini perubahan karakter anak semakin berubah dari waktu kewaktu. Generasi Z lahir dalam ruang digital, sehingga pendidikan yang mereka dapatkan juga punya karakteristik dari pendahulunya, yaitu Gen X dan Milenial.
Penyakit-penyakit digital kian mewabah menjangkiti generasi. Sebab itulah dibutuhkan Lembaga Pendidikan yang bukan hanya mampu membangun intelektual, namun juga mampu menghidupkan ruhani agar mereka mengaplikasikan adab di tengah-tengah masyarakat.
Salah satu alternatif Lembaga Pendidikan yang dimaksud adalah Pondok Pesantren Khalwatiyah – Manahilul Irfan, isnya Allah akan dibuka Tahun Ajaran 2024/2025. Bertempat di Kampung Baru, Dusun Pakkammisang, Desa Padang Timur, Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat.
Pondok Pesantren Khalwatiyah – Manahilul Irfan ini digagas oleh Annanggurutta Prof. DR. Syekh H.A.M. Tahir Syamsuddin dan diasuh langsung oleh Annanggurutta Syekh H.A.M. Ridwan Tahir, Lc. MA. Selain itu, perlu diketahui Visi pondok pesantren ini adalah Mencetak Ulama Rabbani dengan misi sebagai berikut:
Proses pembangunan pondok pesantren ini telah dimulai pada Tahun 2021 dilakukan dengan gotong-royong dan Sukarela dengan masyarakat seteempat sebagai bukti cinta mereka kepada agama. Peletakan Batu Pertama dilakukan oleh Annanggurutta Syekh H.A.M. Ridwan Tahir, Lc. MA, pengasuh Pondok Pesantren Khalwatiyah – Manahilul Irfan pada Minggu, 18 Desember 2022.
Majene, tayang9.com — Kartini Manakarra menggelar kegiatan nonton bareng dan bedah film Marlina Si Pembunuh…
DALAM sejarah perkembangan Islam di Tanah Mandar, nama To Salama' Syekh Abdul Mannan menempati posisi…
NOVEL Asmaraloka (1999) karya Danarto merupakan salah satu karya sastra Indonesia modern yang paling mengaburkan…
SALAH satu bagian paling problematis dalam rancangan perda ini adalah pembentukan Dewan Kebudayaan Daerah. Secara…
BEBERAPA hari yang lalu saya membaca sebuah unggahan di media sosial yang membahas tentang perbandingan…
PASCA Hiroshima dan Nagasaki, Jepang tidak hanya membangun kembali gedung-gedung yang hancur. Mereka juga membangun…