Kordinator PKH Kecamatan Sendana saat menemui Istri jumalang di Desa Lalattedong
Majene- Salah satu korban keluarga nelayan yang hilang tinggal di dusun Udzung, Desa Lalattedong, Kecamatan Sendana Majene yang bernama Jumalang (55) sampai detik ini belum juga ditemukan.
Jumalang dinyatakan hilang melaut sejak sabtu 25 Mei lalu. Pencarian pun dilakukan dari berbagai pihak, dari masyarakat hingga pemerintah setempat.
Dari musibah tersebut, antusias dari berbagai pihak terus mengalir kepada keluarga Jumalang. Baik dukungan moril ataupun dukungan materil.
Salah satunya dari pendamping Program Keluarga Harapan kecamatan Sendana kabupaten Majene merasa tergugah untuk ikut serta meringankan beban keluarga korban, yang ikut menyambangi kediaman Jumalang.
“Hari ini kami selaku pendamping PKH Majene di kecamatan Sendana turut berduka atas musibah yang dialami keluarga korban,” ucap Ikhsan Kordinator PKH Kecamatan Sendana, Selasa (28/5)
Ikhsan berharap agar Jumalang sesegera mungkin secepatnya bisa ditemukan. Selain itu, adanya perhatian serius untuk meringankan beban keluarga korban.
“Kami memberikan bantuan ala kadarnya kepada keluarga korban. Semoga sedikit bisa membantu. Apalagi mereka ini masuk sebagai peserta PKH, ” terang Iksan kepada Tayang9.com
Setelah itu, PKH kecamatan Sendana juga ikut memberi bantuan kepada beberapa warga yang kurang mampu. Terutama warga yang masuk kategori lansia di beberapa desa
MAJENE, TAYANG9 — Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah di Poralle Salabose, Kecamatan Banggae,…
MAJENE, TAYANG9 — Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Poralle Salabose, Kabupaten Majene, Sulawesi…
MAKASSAR, TAYANG9 — Mustari Mula berhasil meraih gelar Doktor pada Program Doktor Studi Pembangunan, Sekolah…
POLMAN, TAYANG9 — Tim peneliti Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) mengembangkan KopiBot, chatbot sistem pakar…
Peneliti SSI Script Survei Indonesia Wilayah Sulawesi Barat, Muhammad Irsyad, menilai dinamika yang terjadi dalam…
MAJENE Menjelang pelaksanaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Poralle Salabose, Senin 24 Agustus 2026…