Mamuju, Tayang9.com — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengajak seluruh penulis dan penerbit di wilayah Sulawesi Barat untuk menyerahkan hasil karya cetak maupun rekam kepada negara. Langkah ini merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (SSKCKR).
Kebijakan tersebut bertujuan menyelamatkan aset intelektual daerah agar tidak hilang seiring waktu, sekaligus memastikan karya-karya tersebut dapat diakses oleh generasi mendatang sebagai bagian dari warisan literasi.
Sekretaris Perpusip Sulbar, Nursina Achir, menegaskan bahwa perpustakaan merupakan tempat paling tepat untuk menyimpan dan merawat karya intelektual masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap buku atau rekaman yang lahir dari Sulawesi Barat memiliki tempat yang layak di perpustakaan. Penyerahan karya ini penting, bukan hanya karena amanat undang-undang, tetapi juga untuk membantu penyusunan Bibliografi Wilayah sebagai identitas literasi daerah,” ujar Nursina saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/3).
Ia menambahkan, pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi penulis dan penerbit untuk berkontribusi dalam pengarsipan karya.
“Kami melayani dengan terbuka. Ini adalah kerja kolaborasi untuk menjaga sejarah dan mendorong kemajuan literasi Sulawesi Barat ke depan,” tambahnya.
Berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2018, setiap penerbit wajib menyerahkan dua eksemplar karya cetak ke Perpustakaan Nasional dan satu eksemplar ke perpustakaan provinsi setempat.
Melalui kebijakan ini, Perpusip Sulbar berharap seluruh karya intelektual masyarakat dapat terdokumentasi secara resmi, terjaga keberadaannya, serta menjadi referensi pengetahuan yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.
INDONESIA adalah salah satu negara dengan kekayaan budaya terbesar di dunia. Dari Sabang hingga Merauke,…
DI tengah derasnya arus digital hari ini, musik hadir hampir di setiap ruang kehidupan. Ia…
KITA hidup di zaman ketika musik hampir tidak pernah benar-benar pergi dari kehidupan. Ia hadir…
Pendahuluan: Ledakan Kegelapan dan Guncangan Jiwa ADA sejenis keindahan yang tidak dilahirkan untuk menidurkan jiwa,…
MUHARRAM merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dan menjadi penanda dimulainya Tahun Baru Islam. Bagi…
POLMAN, TAYANG9 – Komando Distrik Militer (Kodim) 1402/Polman mengajak masyarakat untuk menikmati gelaran Piala Dunia…