Saat kerumunan warga, yang melihat langsung mayat di Desa Segerang
Polewali -Tayang9 – Masyarakat Dusun Padang, Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, digegerkan dengan adanya penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan yang ditemukan oleh warga pada saluran irigasi desa, Jumat, 04/10/19.
Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar, AKP Saiful Isnaeni, dalam proses penemuanya mayat tersebut terikat dalam karung berwarna putih, yang sudah dalam kondisi membusuk.
“Warga kemudian mencoba membuka karung itu, karena penasaran dari baunya yang menyengat tadi,” kata AKP Saiful.
Selain itu ia juga menambahkan, korban tersebut ditemukan menggunakan baju kaos lengan panjang bermotif warna hitam, dan celana panjang kain warna cokelat. yang diperkirakan berusia sekitar 30-40 tahunan.
“Kondisi mayat sudah bengkak serta berulat, pada wajah korban sudah menghitam sehingga sulit untuk dikenali, selain itu terdapat juga lebam pada bagian perut,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa unit Identifikasi Polres Polman telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan melalukan olah TKP serta berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Mapilli.
“Dari hasil penyelidikan sementara, Polisi menduga mayat tersebut adalah korban penganiayaan atau korban pembunuhan yang sengaja di buang pelakunya untuk menghilangkan barang bukti. Jenasah perempuan malang ini saat ini sudah di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Polewali untuk dilakukan Outopsi dari pihak Forensik guna mengetahui penyebab pasti dari kematian korban,” tutupnya.(Jab/FM)
BEBERAPA hari yang lalu saya membaca sebuah unggahan di media sosial yang membahas tentang perbandingan…
PASCA Hiroshima dan Nagasaki, Jepang tidak hanya membangun kembali gedung-gedung yang hancur. Mereka juga membangun…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar sosialisasi persiapan…
SALAH satu persoalan yang paling terasa dalam Ranperda Pemajuan Kebudayaan ini adalah cara pandangnya yang…
Majene, Tayan9 - Isu yang diarahkan kepada Kepala Puskesmas (Kapus) Sendana 1 Erwin, dinilai tidak memiliki…
SETELAH membaca berulang-ulang selama berhari-hari, kesalahan paling mendasar dalam rancangan perda ini adalah cara pandangnya…