Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

MKNU, Syarat Wajib Bagi Pengurus NU

POLEWALI, TAYANG9-Sejumlah kiai, tokoh, dan cendekiawan muslim serta sejumlah kader NU di Provinsi Sulawesi Barat nyaris bisa dipastikan akan mengikuti Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) Angkatan Kedua yang akan digelar di Aula Rujab Bupati Polman Kabupaten Polewali Mandar selama dua hari, 14-15 Februari 2020 mendatang.

Ketua Terpilih Tanfizdiyah PW NU Sulawesi Barat, KH. Adnan Nota mengatakan, MKNU merupakan syarat seorang kader NU untuk menjadi pengurus NU di berbagai tingkatan. Hal ini merujuk Anggaran Dasar NU yang dihasilkan melalui Muktamar Ke-33 NU di Jombang tahun 2015 lalu.

“MKNU adalah pendidikan kekaderan yang menjadi hal wajib dan harus diikuti oleh seluruh kader nahdliyin. Utamanya bagi kader struktural NU, Karena dari pendidikan MKNU ini diharapkan tidak saja melahirkan militansi tetapi jauh lebih penting, bagaimana mengelolah dan memanajemen organisasi NU dengan baik,” tutur Adnan Nota, Sabtu, 25 Januari 2020.

Dikatakan Adnan Nota, untuk menjadikan NU di Sulawesi Barat kian jaya dan modern, maka seluruh kader struktural diwajibkan mengikuti MKNU sebagai pintu awal masuk di dalam struktur NU. Karenanya MKNU yang akan dihelat Februari mendatang itu, dipastikan akan menghadirkan sejumlah pemateri yang berasal dari para Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan beragam materi yang telah ditetapkan oleh PBNU.

“Islam Nusantara menjadi salah satu materi pokok. Karena itu selaku ketua tanfidziyah NU Sulawesi Barat tidak ragu melaksanakan instruksi PBNU yang mewajibkan pengurus NU untuk mengikuti MKNU dan akan kita tangguhkan kepengurusannya bahkan kita coret kalo tidak mengikuti pendidikan pengkaderan melalui MKNU,” tegas Adnan Nota yang juga merupakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupate Majene ini.

Dikomfirmasi terpisah, Muhammad Ismail salah satu alumnus MKNU pertama yang sebelumnya juga digelar di Polewali Mandar mengaku bersyukur telah pernah mengikuti MKNU sebelumnya, karena menurutnya ada banyak ilmu dan proses pencerahan yang ia dapatkan sebagai kader muda NU Polewali Mandar.

“Saya merasa bersyukur karena telah pernah mengikuti MKNU tahun 2018 lalu, karena banyak sekali pelajaran yang kami daoatkan dari kegiatan itu. Bagi saya, kader-kader muda NU akan sangat rugi jika melewatkan kesempatan yang langkah ini. Beruntung ada MKNU maka saya sarankan kepada para sahabat agar segera medaftar dirinya dan secara serius mengikuti MKNU yang akan dilaksanakan nanti,” seru Muhammad Ismail atau yang karib disapa Hamas ini.(release/*)

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

Bayang-Bayang Kota Tua, Arsitektur Pemerintahan Belanda

MAJENE hari ini dikenal sebagai kota yang tenang di pesisir barat Sulawesi. Namun di balik…

1 hari ago

Hari Lahirnya Pancasila: Bukan Sekadar Diperingati, Tetapi Dilahirkan Kembali dalam Kehidupan

KEMARIN sore saya teringat sebuah percakapan sederhana bersama anak laki-laki saya, Made Ali Maulana M.…

1 hari ago

Wabup Askary Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026…

1 hari ago

Membaca Adalah Ibadah Terbesar

KETIKA Allah SWT pertama kali menurunkan wahyu kepada Nabi Besar Muhammad SAW di Gua Hira,…

2 hari ago

Tahapan Persiapan Musyawarah Cabang Berjalan Sesuai Agenda

POLMAN, TAYANG9 - Tahapan persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Polewali Mandar terus…

2 hari ago

Inggae Massikola Adza’

DI tengah arus perubahan zaman yang begitu cepat, masyarakat sering kali memahami adat hanya sebagai…

3 hari ago