POLMAN, TAYANG9 – Upaya penguatan ekosistem seni rupa di Sulawesi Barat terus dilakukan melalui kegiatan workshop bertema “Dari Karya ke Pameran: Penguatan Manajemen Seni Rupa Berbasis Praktik Lokal” yang akan digelar di Taman Budaya Sulawesi Barat dan Museum Sulawesi Barat. Kegiatan ini menghadirkan seniman, kurator, dan praktisi seni rupa nasional, Kuss Indarto, sebagai narasumber utama, pada Sabtu, 23 hingga Sein 25 Mei 2025 mendatang di Baruga Kaiyyang UPTD Taman Budaya dan Museum (TBM) Provinsi Sulawesi Barat.
Workshop ini dilatarbelakangi oleh perkembangan seni rupa di Sulawesi Barat yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren progresif. Meningkatnya intensitas kegiatan seni, mulai dari pameran, diskusi, hingga berbagai inisiatif komunitas, menjadi indikator tumbuhnya kesadaran artistik sekaligus terbentuknya ekosistem seni yang berkembang secara organik di daerah.
Salah satu wujud geliat tersebut terlihat melalui kegiatan Annual Art Mammesa yang diselenggarakan di TBM Sulawesi Barat. Kegiatan ini menghadirkan beragam karya seni dan melibatkan seniman lokal dengan latar belakang yang beragam, sekaligus membuka ruang apresiasi publik terhadap karya seni rupa daerah.
Namun demikian, di tengah perkembangan tersebut, penguatan pada aspek manajemen pameran masih menjadi kebutuhan penting. Selama ini, penyelenggaraan seni rupa cenderung lebih menitikberatkan pada produksi karya, sementara aspek manajerial seperti perencanaan program, pengorganisasian tim, penataan karya berbasis narasi kuratorial, hingga evaluasi kegiatan belum sepenuhnya terstruktur.
Melalui workshop ini, para peserta diharapkan dapat memahami bahwa pameran seni rupa bukan hanya ruang display karya, tetapi juga medium komunikasi yang membutuhkan sinergi antara konsep artistik dan pengelolaan yang profesional.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku seni rupa dalam memahami dan menerapkan manajemen pameran secara profesional dan berkelanjutan. Secara khusus, workshop akan membahas konsep dasar manajemen seni rupa, mengidentifikasi permasalahan pengelolaan pameran berbasis studi kasus, serta melatih peserta menyusun rancangan pameran sederhana.
Workshop akan dikemas dalam bentuk diskusi interaktif, studi kasus, simulasi perancangan pameran, serta presentasi hasil kerja peserta. Sasaran kegiatan ini meliputi seniman muda, mahasiswa seni, komunitas seni rupa, hingga pengelola kegiatan seni dan budaya di Sulawesi Barat.
Dalam kegiatan ini, Kuss Indarto akan berbagi pengalaman dan pengetahuan berdasarkan rekam jejak panjangnya di dunia seni rupa nasional. Pria kelahiran Yogyakarta, 26 Maret 1969 ini merupakan lulusan Seni Murni/Grafis Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, dikenal sebagai salah satu pendiri Yayasan Biennale Jogja, anggota Board Biennale Jogja, mantan anggota Dewan Kurator Galeri Nasional Indonesia, serta kurator berbagai event seni rupa nasional dan internasional.
Selain kiprahnya di seni rupa, Kuss Indarto juga memiliki pengalaman panjang di dunia jurnalistik sebagai mantan anggota redaksi Harian Bernas, pemimpin redaksi sejumlah majalah budaya, serta penulis di berbagai media nasional seperti Kompas, Tempo, Jakarta Post, dan Media Indonesia.
Panitia berharap workshop ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya manajemen dalam praktik seni rupa. Dengan pengelolaan yang baik, karya seni diharapkan tidak hanya hadir sebagai objek visual, tetapi juga menjadi medium komunikasi yang mampu menjangkau publik secara lebih luas dan bermakna.
Sebagaimana dijadwalkan kegiatan juga akan menghadirkan Syaukaddin dan Jamaluddin sebagai nara sumber bersama para akademisi seni, kurator, dan praktisi seni, serta diharapkan menghasilkan rekomendasi untuk penguatan praktik seni rupa yang lebih terstruktur, profesional, dan berkelanjutan di Sulawesi Barat.
POLMAN, TAYANG9 — Peserta Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Barat melakukan…
MAJENE, Tayang9 — Ketua Laskar Pemuda Nusantara menyatakan sikap tegas terkait polemik yang terjadi dalam…
JAKARTA, Tayang9—Guru madrasah hasil seleksi CPNS tahun 2024 akan segera diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil…
JAKARTA,Tayang9—Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS) Kementerian Agama RI menggelar Konsinyering Pengangkatan Pertama Jabatan Fungsional…
MATENG, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dan…
POLMAN, TAYANG9 - Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) Sulawesi Barat secara resmi melepas Tim Ekspedisi…