Ket. Foto : Irwan (Foto : Istimewa)
MAJENE, Tayang9 — Ketua Laskar Pemuda Nusantara menyatakan sikap tegas terkait polemik yang terjadi dalam pelaksanaan lomba Sandeq Silumba. Ia menegaskan pihaknya akan melakukan aksi boikot di wilayah Laut Somba apabila panitia pelaksana benar-benar melakukan seleksi terhadap peserta Sandeq Silumba tahun 2026.
“Kalau memang benar bahwa akan ada seleksi bagi peserta Sandeq Silumba 2026, maka kami akan memboikot disekitaran perairan laut Somba”, tegas Irwan kepada awak media, Senin (18/05).
Menurutnya tambah Irwan ajang Sandeq Silumba bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan bagian dari budaya dan harga diri masyarakat pesisir Mandar yang harus dijaga bersama.
“Ajang Sandeq Silumba diadakan sejak dulu sebagai bentuk menjaga warisan budaya. Maka dari itu kami meminta pada pihak terkait untuk bertindak profesional. Jangan sampai ada keputusan sepihak yang memicu kekecewaan masyarakat dan para penikmat Sandeq Silumba,” ujarnya
Irwan melanjutkan jika anggaran bukan jadi alasan yang mendasar sehingga adanya isu seleksi sande yang akan ikut perlombaan. Sebab akan mencederai semangat kebaharian yang sudah tertanam kepada masyarakat pesisir di Sulawesi Barat.
“Meskipun anggarannya terbatas, tapi harapan kami semua Sandeq harus di ikutkan”, tutup Irwan salah satu Pemuda Aktifis asal Somba.
Jakarta, Tayang9 — Ke depan, Kementerian Agama akan menerapkan sistem Manajemen Talenta sebagai mekanisme utama…
POLMAN, TAYANG9 – Upaya pengembangan UPTD Taman Budaya dan Museum (TBM) Sulawesi Barat memasuki tahap…
PERAYAAN Maulid Nabi Muhammad SAW di Poralle Salabose, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, bukan sekadar agenda keagamaan…
PERKEMBANGAN dunia media saat ini berlangsung jauh lebih cepat daripada yang mampu diikuti masyarakat umum.…
POLMAN, TAYANG9 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman). Program Studi Ilmu…
MAMUJU, 1 Juli 2026 – Pimpinan Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Sulawesi Barat/PW SEMMI Sulbar…