Categories: BERITA

Menuju Kongres IX, PW SEMMI SULBAR Berharap Lahirkan Program Ekonomi Umat untuk Daerah 3T

MAMUJU, 1 Juli 2026 – Pimpinan Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Sulawesi Barat/PW SEMMI Sulbar menitipkan harapan besar kepada Kongres IX SEMMI di Banten, 21-24 Juli 2026.

Bagi kader Sulbar, kongres ini bukan sekadar agenda pergantian pengurus. Ini adalah momentum membuktikan SEMMI hadir, bekerja, dan berpihak kepada daerah pinggiran.

“Dari ujung barat Nusantara, kami bawa suara Mandar. Sulbar siap bergerak, asal diberi arah dan ruang yang jelas,” tegas Ketua PW SEMMI Sulbar, Syukran Tahir.

Harapan pertama, ekonomi umat harus jadi prioritas nasional. Sulbar memiliki kakao, cengkeh, kelapa, rumput laut, komuditas ekspor dan laut yang luas. Namun nilai tambahnya masih dinikmati pihak luar. PW SEMMI Sulbar berharap Kongres IX melahirkan “Program Ekonomi Pesisir & Agraris SEMMI” berupa pendampingan hilirisasi, penguatan koperasi, dan akses pasar digital untuk cabang 3T.

Kedua, penguatan kaderisasi di daerah. Selama ini kader daerah minim pelatihan dan jejaring nasional. Harapannya dibentuk Sekolah Kader Ekonomi SEMMI yang hadir langsung di Sulbar dengan target melahirkan pengusaha muda.

Ketiga, SEMMI harus jadi jembatan ke Pemprov dan dunia usaha. PW SEMMI Sulbar saat ini mendampingi UMKM, menolak praktik perusahaan nakal, dan mengawal PAD. PB baru diharapkan menghubungkan cabang dengan BUMN, perbankan syariah, dan investor yang mau membangun industri di Sulbar.

Keempat, kembali ke ruh Sarekat Islam. Ketua Umum terpilih diharapkan memahami sejarah SI, berani, ideologis, dan turun langsung ke petani, nelayan, serta pedagang kecil.

PW SEMMI Sulbar juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua PB 2022-2026, kanda Bintang Wahyu Saputra, atas dedikasinya mengawal dan membesarkan PB SEMMI.

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

Maulid Rumpun Poralle di Salabose: Tradisi yang Bertahan di Tengah Keterbatasan

SISA sepekan lagi, tepatnya Selasa, 25 Agustus 2026, masyarakat Rumpun Poralle Salabose, Kabupaten Majene, kembali…

1 jam ago

Merdeka

KEPADAMU para pemimpin politik dan pemimpin birokrasi, selamat merdeka di hari kemerdekaan ini. Bagaimana kabar…

11 jam ago

Peragaan Adab

DI tengah gaya hidup konsumtif, pragmatis yang lebih sering mendahulukan nilai maslahat individual, dibanding nilai…

12 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Tobadak Resmi Digunakan, Pangkas Jarak Tempuh Warga hingga 4 Kilometer

MATENG, Tayang9.com — Jembatan Merah Putih Presisi di Dusun Sikamase, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah,…

3 hari ago

Musim Kemarau, Bupati Mamuju Tengah Imbau Warga Hemat Air dan Tak Bakar Lahan

MATENG, Tayang9.com — Memasuki musim kemarau yang berpotensi memicu kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan…

1 minggu ago

Menyulam Kembali Passemandarang: O Dzi Adza, O Dzi Biasa

ADAT merupakan salah satu pilar utama yang membentuk identitas suatu masyarakat. Dalam perspektif antropologi, adat…

1 minggu ago