Categories: ADVETORIAL

Lanjut Penolakan UU Omnibus Law, Hasriadi: Kami Akan Meneruskan Aspirasi Ini

Majene, Tayang9 – Sebagai tanggapan dari aksi demo penolakan Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja tanggal (8/10) lalu, DPRD Kabupaten Majene gelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan sejumlah aktivis Aksi Serentak Majene Menggugat (Asemat).

Mereka memilih menggelar RDP untuk berdialog bersama para wakil rakyat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Majene, Salmawati Djamado bersama Anggota dewan lainnya di kantor DPRD, Senin (12/10).

Dalam RDP tersebut, Fauzan salah seorang perwakilan Aksi Serentak Majene Menggugat mengatakan, jika kebijakan atas pengesahan undang-undang Omnibus Law terkesan merugikan rakyat khsusnya kaum pekerja.

“Pengesahan undang-undang ini terlalu buru-buru dan kurang disosialisasikan. Akibatnya banyak berita hoax mengenai UU tersebut. Sebagai efek dari itu, beberapa pasal dianggap tidak pro dengan rakyat. Sehingga perlu dilakukan judicial review atau peninjauan kembali atas undang-undang atau jika memang merugikan rakyat maka harus dibatalkan”, Bebernya.

Dalam RDP tersebut, Hasriadi, ketua komisi II DPRD Majene, menanggapi aspirasi yang dibawa oleh para demonstran. Dirinya meminta alasan atau dasar penolakan atas undang-undang tersebut pada bagian pasal-pasal tertentu atau keseluruhannya.

“Tentu penolakan dari para rekan-rekan Mahasiswa sangat penting memiliki dasar, baik dari asas filosofis, sosiologis dan yuridis. Dari dasar penolakan itulah, sehingga kami dapat mengadakan pengkajian terkait Undang-undang tersebut. Setelah itu kami akan meneruskan semua pendapat, masukan, dan hal-hal lain terkait ini ke DPR RI ” ujar politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) Majene ini. (**)

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Recent Posts

Viral! Aksi Begal di Palippis Campalagian, Ternyata Rekayasa Korban Sendiri

POLMAN, TAYANG9 — Warga Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar sempat dibuat resah di Media Sosial…

3 hari ago

Kebakaran Lahan di Anreapi Polman, Petugas Turunkan Water Canon

POLMAN, TAYANG9 — Kebakaran hutan melanda Dusun Balla, Desa Pappandangan, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar,…

3 hari ago

Seorang Lansia di Polman Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya Setelah Tak Terlihat Berhari-hari

POLMAN, TAYANG9 — Personel gabungan dari Polres Polewali Mandar bersama Polsek Binuang mendatangi Tempat Kejadian…

4 hari ago

Seorang IRT di Polman Tewas Diduga Tersengat Listrik, Polisi Lakukan Olah TKP

POLMAN, TAYANG9 — Gabungan Piket Fungsi Polres Polewali Mandar (Polman) bersama personel Polsek Campalagian mendatangi…

4 hari ago

Pemkab Mamuju Tengah Perkuat Digitalisasi Daerah, 70 Persen Pajak Telah Non-Tunai

Mateng, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD)…

4 hari ago

70 Persen Transaksi Pajak Mamuju Tengah Sudah Non-Tunai

Mateng, Tayang9.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah terus memperkuat transformasi digital di sektor keuangan…

4 hari ago