Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Komitmen Chandra Untuk Tetap Satu Gerbong Dengan Sutinah

Mamuju – Tayang9 – Bakal calon Wakil Bupati Kabupaten Mamuju Mohammad Ali Chandra Hapati Hasan, dipastikan akan tetap konsisten mendukung Sutinah Suhardi, walaupun nantinya di Pilkada Tahun 2020 mendatang dirinya tidak dipilih untuk menjadi “pendamping” dari putri kandung Suhardi Duka (SDK) itu.

Sebagaimana diketahui saat ini, selain Mohammad Ali Chandra, terdapat sejumlah nama beken, yang digadang – gadang akan menjadi wakil dari Sutinah Suhardi, pada Pilkada Kabupaten Mamuju Tahun 2020 diantaranya, Munandar Wijaya, H.Damris, Ado’ Mas’ud, Tri Zulkarnain Ahmad, hingga Hajrul Malik.

Menanggapi hal tersebut, Mohammad Ali Chandra Hapati Hasan menegaskan, bahwa selama ini dirinya telah berulangkali menyampaikan bahwa siapapun nantinya yang menjadi pasangan dari Sutinah, secara personal ia akan tetap konsisten dalam rangka mendorong perbaikan serta perubahan di Kabupaten Mamuju.

“Saya selalu berstatemen siapapun yang dipilih menjadi pasangan Ibu Sutinah, kami akan tetap dalam satu  gerbong, untuk melakukan perbaikan  – perbaikan dan perubahan untuk kabupaten Mamuju, kita akan satu barisan untuk memperjuangkan misalnya sebuah konsep pembangunan, sebuah konsep pemberdayaan, konsep pelayanan masyarakat dan lain – lain sebagainya,” ucap Chandra di Kantor KPU Kabupaten Mamuju, Senin, 02/09/19.

Kepala biro kesra Provinsi Sulawesi Barat itu juga menambahkan, bahwa dalam rangka mempersiapkan diri untuk menjadi wakil dari Sutinah, saat ini ia pun telah intens membangun komuikasi dengan jajaran pengurus Partai Politik (Parpol), baik berstatus non parlemen maupun yang baru terbentuk.

“Kami jalan, kami berkomunikasi bahkan sekarang ini kami mencoba juga partai – partai yang non parlemen, kan kita tahu ada partai baru, ada juga partai yang misalnya tidak duduk di parlemen, tetap kami harus menjalin komunikasi,” katanya.

Lebih lanjut, mantan Ketua DPD I KNPI Provinsi Sulawesi Barat itu menuturkan, bahwa dirinya terakhir kali berkomunikasi langsung dengan Sutinah Suhardi pada hari Jum’at, 29 November 2019 lalu.

“Kami sering berkomunikasi lewat media sosial, lewat media wa,” tutupnya.(*/FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

Guru Mengajar Indonesia,  Siapa Mengajar Kesejahteraan Guru

BEBERAPA hari yang lalu saya membaca sebuah unggahan di media sosial yang membahas tentang perbandingan…

19 jam ago

Tuntunan, Tontonan, dan Impian

PASCA Hiroshima dan Nagasaki, Jepang tidak hanya membangun kembali gedung-gedung yang hancur. Mereka juga membangun…

19 jam ago

Pemkab Mamuju Tengah Bekali 173 ASN Hadapi Masa Pensiun, Sekda Tekankan Perencanaan Keuangan dan Administrasi

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar sosialisasi persiapan…

1 hari ago

Kebudayaan Itu Domisili, Bukan Dominasi

SALAH satu persoalan yang paling terasa dalam Ranperda Pemajuan Kebudayaan ini adalah cara pandangnya yang…

2 hari ago

Di Balik Isu Kapus Sendana 1, Awaluddin : Mungkin Ada Yang Mengincar Jabatan Kapus!

Majene, Tayan9 -  Isu yang diarahkan kepada Kepala Puskesmas (Kapus) Sendana 1 Erwin, dinilai tidak memiliki…

3 hari ago

Kebudayaan Bukan Milik Pemerintah

SETELAH membaca berulang-ulang selama berhari-hari, kesalahan paling mendasar dalam rancangan perda ini adalah cara pandangnya…

4 hari ago