Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Komisi III DPRD Pasangkayu Soroti Proyek Air Bersih Diduga Banyak Mangkrak

Pasangkayu, Tayang9.com — Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasangkayu, Robin Chandra Hidayat, menyoroti sejumlah proyek air bersih yang dinilai belum berjalan optimal dan diduga banyak mengalami kendala di lapangan.

Politisi yang akrab disapa RCH itu menegaskan persoalan yang terjadi di Kalibamba bukanlah kasus tunggal, melainkan juga ditemukan pada sejumlah proyek serupa di wilayah lain.

“Keluhan di Kalibamba itu bukan satu-satunya. Hampir semua proyek air bersih yang dianggarkan sejak 2023 sampai 2025 kondisinya sama, belum ada yang berhasil, bahkan banyak yang mangkrak,” ujar RCH saat dikonfirmasi, Senin (27/4).

Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait, mengingat program air bersih menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Ia meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pekerjaan, hingga pengawasan di lapangan.

RCH juga menekankan pentingnya pertanggungjawaban terhadap penggunaan anggaran daerah agar program yang dibiayai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Komisi III DPRD Pasangkayu, lanjutnya, akan terus mengawal persoalan tersebut dan mendorong adanya langkah konkret dari pihak terkait agar proyek air bersih dapat segera difungsikan sesuai tujuan awal.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar akses air bersih dapat dinikmati secara maksimal, terutama di wilayah yang masih mengalami keterbatasan layanan dasar.

MUHAMMAD IRSYAD

Peneliti di lembaga konsultan politik "SSI" serta aktif di berbagai lembaga kepemudaan dan dunia kesenian

Recent Posts

Dalam Satu Hari, Secara Maraton Desa Lekopadis Gelar Tiga Musyawarah Sekaligus

POLMAN – Pemerintah Desa Lekopadis menggelar tiga agenda musyawarah penting dalam satu hari sebagai bagian…

2 jam ago

Menanamkan Nilai Luhur Mala’bi’

SALAH satu kekayaan terbesar yang diwariskan oleh para leluhur Mandar kepada generasi penerus bukanlah harta…

4 jam ago

Analisis Interseksionialitas Tokoh Puang Cadzia dalam Cerita Mandar I Kauseng: Kajian Lapisan Makro, Meso, dan Mikro

Sinopsis Cerita Lokal Tragedi I Kauseng Puang Cadzia adalah istri Pa’bicara Balanipa bernama Puang Gamma’.…

4 jam ago

Bedah Film Marlina, Kartini Manakarra Soroti Kekerasan Gender

Majene, tayang9.com — Kartini Manakarra menggelar kegiatan nonton bareng dan bedah film Marlina Si Pembunuh…

2 hari ago

Syekh Abdul Mannan

DALAM sejarah perkembangan Islam di Tanah Mandar, nama To Salama' Syekh Abdul Mannan menempati posisi…

2 hari ago

Analisis Objektif Novel Asmaraloka Karya Danarto, Melalui Pendekatan Semiotika Rolland Barthes

NOVEL Asmaraloka (1999) karya Danarto merupakan salah satu karya sastra Indonesia modern yang paling mengaburkan…

2 hari ago