Categories: BERITAFEATURETERKINI

Khidmat, Ponpes Darul Mahfudz Lekopadis Peringati Maulid Nabi Saw

SABTU 19 Desember 2020, bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darul Mahfudz di desa Lekopadis kecamatan Tinambung Polewali Mandar, digelar acara peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW.

Ponpes yang diasuh langsung Annanggurutta’ KH. Ahmad Haruna dan Annanggurutta’ KH Muhammad Thamrin Al-Mandary tersebut berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri oleh Annanggurutta’ Dr. KH. Muhammad Ilham Shaleh yang membawakan tausiah tentang peran santri dalam kehidupan sosial berbangsa dan bernegara.

“saya sangat terharu melihat perkembangan pesantren ini, tadi penampilan santri-santriwatinya sungguh bagus, memadukan bahasa Arab, Inggris, Indonesia dan Mandar,” kata Kyai yang merupakan putera dari Allahu Yarham Annanggurutta’ KH. Muhammad Shaleh (Annangguru Shaleh), mursyid Tarekat Qhodiriyah di tanah Mandar.

Hikmah peringatan Maulid Nabi SAW sendiri dibawakan langsung oleh Annanggurutta’ KH. Muhammad Tamrin AL Mandary. Annangguru sepuh kelahiran Lekopadis Tinambung yang telah puluhan tahun mengembangkan syiar Islam di tanah Papua.

Kehadiran beliau juga untuk mengobati kerinduannya akan kampung halaman yang telah 40 tahun beliau tinggalkan.

“iya tu’u dite’e allo kabe’ tolewa’ maupa’mu, sawa’ diperingati diwattu bissena toba-tobana Nabitta’ SAW (hari ini anakku kalian adalah orang yang sangat beruntung, sebab ini adalah peringatan hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW), jari iya rie ilmu u upalimba kabe’, tarima le’baia, tarimai, (sehingga ilmu yang saya sampaikan ini terima dengan baik ya),” ucap Annanggurutta’ KH.Muhammad Tamrin Al Mandary kepada seluruh santri santriwati Ponpes Modern Darul Mahfudz.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. H. Muhammad Dinar Faisal, MSi selaku direktur ponpes modern Darul Mahfudz menyampaikan bahwa awal mula pendirian pesantren di tanah kelahirannya ini merupakan cita-cita almarhum ayahnya yang ingin melihat sebuah pondok pesantren berdiri di kampung Lekopadis.

“Ini adalah amanah dari ayah saya, almarhum H. Paisal Hamasia kami ini hanya melanjutkan cita-cita beliau,” kata Muhammad Dinar Faisal yang juga bersama ibundanya Hj. Sahara Haruna selaku ketua Dewan Pembina Yayasan.

Lebih jauh, ditambahkan mantan sekretaris PWNU Sulawesi barat tersebut bahwa ada tiga program unggulan di Ponpes Darul Mahfudz lekopadis. Pertama adalah Penguasaan bahasa Arab dan Inggris karena kedua bahasa ini adalah kunci ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemudian yang kedua adalah penguasaan nahwu syaraf dan kajian kitab kuning yang merupakan warisan para ulama yang wajib dimiliki oleh para santri dan santriwati secara turun temurun untuk memahami ajaran Islam yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad SAW secara murni. Selanjutnya yang ketiga adalahTahfidz Al Qur’an dan hadits terintegrasi (asbabun nuzul dan asbabul wurud serta kajian tafsir yang ter aktualisasi dalam konsep kehidupan sehari-hari).

lebih dari itu para santri dan santriwati tidak hanya diharapkan menghafal Al-Qur’an tetapi juga bagaimana bisa menjawab persoalan-persoalan hidup ini dengan pendekatan Al-Qur’an.

Dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Sulbar

Acara tersebut juga dihadiri oleh kepala kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Dr.H.M. Muflih B. Fatta. MM, Dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Ponpes Darul Mahfudz atas atensi dan partisipasinya mengikutkan sejumlah santrinya pada kegiatan KSMO Tingkat nasional.

Dari sembilan orang santri utusan MTs Ponpes Darul Mahfudz, satu diantaranya berhasil menjadi juara ketiga tingkat provinsi bidang studi geografi terintegrasi. Pada kesempatan yang sama,Kepala Kanwil kemenag Sulbar menyerahkan sertifikat yang ditanda tangani oleh direjtur KSKK Madrasah Kemenag pusat, berikut Trophy dan uang pembinaan bagi santri.

Juga ikut hadir Camat Tinambung, Kepala Desa Lekopadis dan ratusan masyarakat di wilayah kecamatan Tinambung, Limboro dan Alu.[/*]

MUHAMMAD ARIF

Selain dikenal sebagai aktivis yang produktif menulis, dirinya kini tercatat sebagai pimpinan pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Polewali Mandar

Recent Posts

Musim Kemarau, Bupati Mamuju Tengah Imbau Warga Hemat Air dan Tak Bakar Lahan

MATENG, Tayang9.com — Memasuki musim kemarau yang berpotensi memicu kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan…

2 hari ago

Menyulam Kembali Passemandarang: O Dzi Adza, O Dzi Biasa

ADAT merupakan salah satu pilar utama yang membentuk identitas suatu masyarakat. Dalam perspektif antropologi, adat…

3 hari ago

Ribuan Jemaah Padati Monas, Zikir Kebangsaan Teguhkan Spirit Kemerdekaan Indonesia

Jakarta, Tayang9—Kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah dan pertolongan Allah Yang Maha Kuasa melalui perjuangan para pendiri…

7 hari ago

Empati Tidak Boleh Mengalahkan Fakta

MEDIA sosial kembali menunjukkan betapa kuatnya pengaruh emosi dalam membentuk opini publik. Sebuah video yang…

1 minggu ago

DPRD Sulbar Temui Kepala BKN, Blokir Layanan ASN Enam Kabupaten Dipastikan Dibuka Mulai Besok

Jakarta, Tayang9.com – Kunjungan konsultatif pimpinan dan seluruh pimpinan fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar)…

2 minggu ago

Bupati Arsal Aras Serahkan SK NIPD kepada Perangkat Desa, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa di Mamuju Tengah

Mateng, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Nomor…

2 minggu ago