Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Kemarau Panjang Melanda Polman, Kodim 1402 Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Salat istisqa digelar sebagai ikhtiar bersama di tengah dampak kemarau terhadap ketersediaan air bersih, lahan pertanian, perkebunan, serta meningkatnya risiko karhutla di Polewali Mandar.

POLMAN, Tayang9 – Kemarau panjang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Kondisi ini mulai berdampak pada ketersediaan air bersih hingga lahan pertanian dan perkebunan warga.

Di tengah kondisi tersebut, keluarga besar Kodim 1402/Polman bersama masyarakat sekitar dan personel Satgas Karhutla dari berbagai instansi menggelar salat istisqa di lapangan apel Makodim 1402/Polman, Sabtu pagi (19/9/2026).

Salat istisqa digelar dengan khidmat. Para jamaah memanjatkan doa dan memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun sehingga kemarau yang berkepanjangan dapat berakhir.

Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengatakan salat istisqa tersebut merupakan ikhtiar bersama di tengah kondisi kemarau yang mulai dirasakan masyarakat.

“Hari ini kita melaksanakan salat istisqa dan berdoa bersama, berharap hujan segera turun,” kata Letkol Ikhwan.

Menurutnya, kemarau panjang saat ini telah memberikan dampak di sejumlah wilayah Polewali Mandar. Ketersediaan air bersih mulai menjadi persoalan bagi sebagian masyarakat, sementara lahan pertanian sawah tadah hujan dan perkebunan juga mengalami kekeringan.

“Kita berharap musim kemarau ini segera berakhir. Mudah-mudahan hujan segera turun sehingga kondisi masyarakat, pertanian dan perkebunan dapat kembali pulih,” ujarnya.

Selain berdampak terhadap ketersediaan air dan sektor pertanian, kemarau panjang juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dandim mengapresiasi kesiapsiagaan Satgas Karhutla yang selama ini bergerak cepat ketika menerima informasi adanya titik kebakaran.

“Satgas Karhutla juga terus kita siagakan. Saya mengapresiasi seluruh personel yang begitu sigap ketika mendapat informasi adanya kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Ia berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga ancaman karhutla dan berbagai dampak kemarau yang dirasakan masyarakat dapat berkurang.

“Semoga hujan segera turun dan dampak kemarau terhadap kehidupan masyarakat bisa segera pulih,” pungkasnya. (Zik)

ANDI BASO IAN

Santri Kehidupan yang Sedang Belajar Menulis

Recent Posts

Pemkab Mamuju Tengah Perkuat Implementasi SP4N-LAPOR, Dorong Pelayanan Publik Lebih Responsif dan Transparan

MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik…

3 hari ago

Politik Berbasis Lokalitas, Jaringan Sosial dan Dinamika Kekuasaan Jadi Sorotan

POLMAN, TAYANG9 — Identitas budaya, kearifan lokal, jaringan sosial, dan dinamika kekuasaan menjadi pokok pembahasan…

3 hari ago

Kadis Sosial Sulbar Kunjungi Ibu Suriani Konten Kreator Asal Majene, Ini Alasannya!

Tayang9, Majene – Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat Darmawati, melakukan kunjungan kepada salah satu…

4 hari ago

LDKS SMPN 1 Tinambung Juga Bekali Pesertanya dengan Pendidikan Karakter dan Pencegahan Narkoba

POLMAN, TAYANG9 – Melalui Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMP Negeri 1 Tinambung, selain diisi…

5 hari ago

Polres Polman Bekuk Terduga Pelaku Curanmor dan Dua Penadah di Pinrang

POLMAN, Tayang9 – Unit Reaksi Cepat (URC) dan Resmob Sat Reskrim Polres Polewali Mandar (Polman) berhasil…

6 hari ago

SMP Negeri 1 Tinambung Gelar LDKS, Anggota Bawaslu Sulbar Berikan Motivasi Kepemimpinan

POLMAN, TAYANG9 - SMP Negeri 1 Tinambung menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang…

6 hari ago