Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Kapolda Sulbar : Bela Negara Tidak Hanya Sebatas Angkat Senjata

Mamuju – Tayang9 – Kapolda Provinsi Sulawesi Barat Brigjen Pol Baharuddin Djafar mengatakan, negara Indonesia sangatlah dinamis, yang digelar jambul katulistiwa, karena tanahnya yang subur, melimpahnya kekayaan alam serta beraneka ragamnya suku dan bahasanya.

Menurut Bringjen Pol Baharuddin Djafar, atas dasar itu adanya tanahnya yang subur, melimpahnya kekayaan alam serta beraneka ragamnya suku dan bahasanya. sehingga pemahaman bela negara (nasionalisme), menjadi sangat penting untuk terus ditumbuhkan.

“Bela negara tidak hanya sebatas mengangkat senjata, namun menjaga kelangsungan bernegara dengan memelihara keamanan dan ketertiban tetap kondusif adalah salah satu bagian dari bela negara,” ucap Brigjen Pol Baharuddin Djafar, saat memberikan materi wawasan kebangsaan dan bela Negara di acara PKKMB oleh STAIN Majene, Jum’at, 30/08/19.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa
bnegara adalah spektrum yang sangat luas, dimulai dari upaya untuk membangun kehidupan sosial yang harmonis, rukun, saling menghormati perbedaan, sampai dengan tindakan menangkal ancaman serangan musuh bersenjata, yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri demi untuk melindungi kedaulatan bangsa dan negara.

“Bela Negara bukan hanya tanggung jawab Pemerintah dan TNI – POLRI saja melainkan juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Sehingga dalam perjalanannya lahir organisasi atau satuan tugas yang membantu Pemerintah dan TNI – POLRI dalam menjaga kamtibmas,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, jika salah satu upaya atau langkah yang paling baik dalam menjaga negara, harus dimulai dari individu, dan keluarga.

“Menciptakan negara yang baik itu dimulai dari Individu, dan kerukunan keluarga, karena konsep efektif menjaga negara ini ada dalam keharmonisan keluarga,” tutupnya. (*/FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

MMEC 2026 Resmi Ditutup, Kolaborasi Seniman Warnai Malam Penutupan di Buttu Ciping

POLMAN, TAYANG9 – Mandar Musik Ethno Concert (MMEC) 2026 yang digelar selama tiga hari, 9–11…

1 hari ago

Hipnotis Gulintang: Kidung Sunyi yang Nyaris Senyap di Pesisir Bambalamotu

SIANG itu, terik matahari di Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, terasa begitu menyengat, seolah bersiap memanggang…

2 hari ago

Membangkitkan Kembali Jati Diri Musik Etnik Mandar di Tangan Generasi Muda

MUSIK tradisional merupakan salah satu unsur penting dalam identitas suatu bangsa. Di dalamnya tersimpan sejarah,…

2 hari ago

Percepat Integrasi SIMPEG dan Aplikasi Gaji Web, Kabiro SDM: Datamu Kariermu

Makassar, Tayang9 — Kemenag terus mempercepat transformasi digital di bidang kepegawaian melalui persiapan implementasi interkoneksi…

3 hari ago

Mandar Ethno Music Concert: Tradisi yang Berbicara ke Masa Depan

POLMAN, TAYANG9 – Gemuruh ruh musik etnik kembali menggema di halaman Taman Budaya dan Museum…

4 hari ago

Malam Ini, Sulbar Bergetar! Mandar Music Ethno Concert 2026 Resmi Menghentak Panggung Taman Budaya

POLMAN, TAYANG9 — Provinsi Sulawesi Barat bersiap menjadi panggung pergelaran seni budaya akbar melalui perhelatan…

4 hari ago