Firdaus Abdullah (Foto :Net)
Mamuju – Tayang9 – Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR) Sulawesi Barat, meminta Pemerintah daerah (Pemda) untuk menuntaskan segala persoalan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 4 Kabupaten.
Kordinator JPPR Sulbar Firdaus Abdullah mengatakan, bahwa pihaknya secara kelembagaan mengharap pemerintah daerah (Pemda), agar sekiranya memenuhi segala kebutuhan pendanaan yang diajukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), maupun Bawaslu.
“Kami sangat berharap pemerintah daerah untk serius merespon kebutuhan anggaran pilkada yang diusulkan oleh KPUD dan Bawaslu didaerahnya masing-masing, mengingat tahapan pilkada 2020 sudah didepan mata” ungkap Firdaus Abdullah, Kepada Tayang9.com, Sabtu, 21/09/19.
Selain itu mantan aktivis Pemuda Muhammadiyah itu juga menambahkan, bahwa sejauh ini pihaknya mendapati informasi, akan masih adanya pemerintah daerah yang belum memberikan kejelasan dalam pembahasan anggaran Pilkada dalam naskah perjanjian hibah daerah (NPHD).
“Dengan ditetapkannya NPHD, maka begitu memasuki tahapan pilkada 2020 anggaran bisa dapat digunakan. Kami berharap NPHD bisa ditetapkan tepat waktu” tutupnya.
Untuk diketahui adapun 4 kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada tahun 2020 mendatang di Provinsi Sulawesi Barat yakni Mamuju, Majene, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu.(FM)
POLMAN, Tayang9 — Kemarau panjang mulai membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar mengalami kesulitan mendapatkan…
MAMUJU, Tayang9 — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Barat (Perpusip Sulbar) Mustari Mula kembali…
JAKARTA, Tayang9 — Menteri Agama Nasaruddin Umar melantik lima pejabat pimpinan manajerial di lingkungan Kementerian…
POLMAN, Tayang9 — Kemarau panjang mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Polewali Mandar. Persediaan air…
Majene, Tayang9 - Semarak perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Tallu Banua…
POLMAN, TAYANG9 — Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) sukses menggelar acara graduate party (malam ramah…