Ilustrasi - net
MAJENE, TAYANG9 – Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat, ambil langkah pencegahan untuk tangkal penyebaran PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) atau Foot and Mount Disease di Kabupaten Majene.
Disampaikan Kepala Bidang Peternakan, Distanakbun Kabupaten Majene, Aisyah Nur, bahwa hingga saat ini di Kabupaten Majene masih termasuk zona aman untuk kasus PMK. Selama kegiatan pemeriksaan untuk hewan ternak belum ada yang terindikasi terkena PMK. Namun kendati demikian, upaya antisipasi untuk menangkal masuknya virus yang pernah muncul pada tahun 1990, pihaknya terus dilakukan.
“Pemeriksaan kesehatan untuk ternak sebagai salah satu upaya pencegahan. Jikalau ditemukan ada gejala maka tindak lanjutnya akan kita obati dan karantina agar tidak menular ke ternak lainnya”, ujarnya.
Selain sebagai upaya pencegahan, tambah Aisyah Nur, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya khususnya di Bidang Peternakan Distanakbun Majene.
“Ini juga kegiatan pelayan terpadu, seperti pemeriksaan Inseminasi Buatan dan pemeriksaan Kebuntingan bagi hewan ternak milik warga dan pencegahan penyebaran PMK, termasuk sosialisasi kepada peternak kuku belah (sapi, kerbau, kambing, domba) agar terus mengecek kesehatan hewan ternaknya”, tutupnya (**)
MEDIA sosial kembali menunjukkan betapa kuatnya pengaruh emosi dalam membentuk opini publik. Sebuah video yang…
Jakarta, Tayang9.com – Kunjungan konsultatif pimpinan dan seluruh pimpinan fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar)…
Mateng, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Nomor…
Mateng, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ketenagakerjaan…
TIGA puluh tahun silam, langkah pertama saya menapaki dunia pesantren dimulai. Sebuah perjalanan penuh suka…
POLMAN, TAYANG9 – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai tiga persoalan…