Categories: GAGASANOPINI

Batu Lebih Ringan di dalam Air, Mengapa?

APA yang membuat batu lebih ringan diangkat di dalam air dibanding di atas tanah?

Pernahkah kita berfikir mengapa bisa begitu, tapi jawabannya belum ketemu ? Atau mungkin belum pernah terbesit sama sekali ? Kalau semua jawabannya adalah tidak, mari ki bahas sama-sama, siapa tahu bermanfaat.

Jika kita menyelam lalu menyelam semakin ke dalam, telinga kita akan terasa sakit, kenapa ? Karena tekanan di dalam air meningkat seiring kita semakin dalam menyelam. Singkatnya, semakin ke dasar semakin kuat pula tekanan air.

Jika kita menyelam sampai ke dasar palung Mariana tanpa alat khusus, bukan telinga kita lagi yang sakit, karena mungkin tubuh kita sudah hancur lebur. Mungkin ji ini.

Kembali lagi. Apa itu tekanan ? Tekanan ialah besar gaya per satuan luas. Misal kita mendorong tembok dengan dua tangan, gaya yang kita berikan pada tembok dibagi dengan luas dua telapak tangan kita, sama dengan besar tekanan kita pada tembok.

Contoh lain, Gajah menduduki jalan setapak, besar gaya gajah pada jalan setapak adalah 100 Newton, sementara luas pantat gajah adalah 1 meter kuadrat. Jadi besar tekanan gajah pada setapak adalah hasil bagi 100 Newton dengan 1 meter kuadrat. Jadi tekanannya adalah 100 Newton per meter kuadrat.

Tekanan berbanding lurus dengan gaya dan berbanding terbalik dengan luas. kalau kita berdiri dengan dua kaki di atas lantai, lalu kaki kita angkat satu maka tekanan dengan kaki satu lebih besar dibanding dengan dua kaki.

Lalu bagaimana bisa ada tekanan pada zat cair ?
Tekanan pada zat cari terjadi karena air pada bagian atas menekan.
Jadi semakin dalam air maka semakin semakin besar pula tekanannya, karena semakin besar volume dan massa air yang menekan dari atas.

Nah karena tekanan bertambah seiring dalamnya air, maka gayanya juga bertambah. Ketika kita menaruh batu ke dalam air. Batu mendapat gaya dari semua arah, gaya dari bawah adalah yang paling besar, sehingga batu mendapat sedikit dorongan ke atas.

Gaya yang mendorong ke atas inilah yang memungkinkan batu lebih ringan di angkat, karena kita mendapat gaya bantuan. Dalam fiaika gaya ini disebut sebagai gaya apung.

Lalu bagaimana dengan benda mengapung ? Benda dapat mengapung karena besar gaya lebih besar dibanding massanya benda.

Fakta hukum ini pertama kali ditemukan oleh Archimedes (287-212). Dan karenanya disebut Hukum Archimedes, Hukum ini berbunyi, bahwa setiap benda yang tercelup baik keseluruhan maupun sebagian dalam fluida, maka benda tersebut akan menerima dorongan gaya ke atas (atau gaya apung).

Banyak sekali pengaplikasian hukum ini, salah satunya adalah kita jadi tahu berapa gaya yang mesti dipakai kalau mau mengangkat benda dari dalam lautan.

MUHAMMAD GUFRAN

Sarjana biasa-biasa yang kebetulan hobi menulis.

Recent Posts

Curah Hujan Meningkat, Kapolsek Tinambung Pantau Debit Sungai Mandar

POLMAN, TAYANG9 — Mengantisipasi dampak curah hujan yang tinggi, Kapolsek Tinambung IPTU M. Azharil Naufal,…

1 jam ago

Satgas TMMD Latih Pemuda Desa Bulo Teknik Pengelasan untuk Tingkatkan Keterampilan Kerja

POLMAN, TAYANG9 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman tidak hanya menghadirkan…

5 jam ago

Tiga Pemuda Jadi Korban Dugaan Penganiayaan di Wonomulyo Polman, Polisi Lakukan Penyelidikan

POLMAN, TAYANG9 — Tiga pemuda dilaporkan menjadi korban dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang…

6 jam ago

TMMD ke-127 Hadirkan Solusi Air Bersih bagi Warga Desa Bulo, Dua Titik Sumur Bor Hasilkan Air

POLMAN, TAYANG9 — Akses air bersih bagi warga Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar,…

22 jam ago

Yayasan Badara Luncurkan Mandar Culture Festival 2026, Dorong Budaya Mandar dan UMKM Naik Kelas

POLMAN, TAYANG9 - Mandar Culture Festival 2026 resmi diluncurkan melalui press conference dan soft launching…

1 hari ago

Resmikan Gedung Baru Samsat Mamuju Tengah, Gubernur Sulbar Dorong Optimalisasi Pajak Daerah

Mateng, Tayang9.com — Gubernur Sulawesi Barat, Suardi Duka, kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mamuju…

1 hari ago