Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Arsip Budaya Mandar Kini Go Digital

Mahasiswa KKN Unasman di Desa Pambusuang Hadirkan Website Mandar Pustaka

POLMAN, TAYANG9 – Mahasiswa KKN Multitematik PUMD UNASMAN XLI Desa Pambusuang, Nur Lindah, menggelar kegiatan peluncuran dan aktivasi website resmi Mandar Pustaka sebagai inovasi digital dalam penguatan literasi dan pelestarian budaya Mandar.

Website Mandar Pustaka berfungsi sebagai pangkalan data literasi digital, arsip kebudayaan Mandar, sekaligus menjadi platform publikasi bagi penulis lokal. Kehadiran website ini diharapkan dapat menjadi pusat rujukan literasi Mandar yang lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.

Pengembangan website ini mulai dilakukan sejak proses pengumpulan data dan materi literasi, dan secara resmi diluncurkan serta dapat diakses penuh oleh publik pada 10 Februari 2026. Proses pengembangan dilakukan di dua lokasi utama, yakni Nusa Pustaka dan Balai Desa Pambusuang, sebagai pusat aktivitas pengumpulan serta pengolahan arsip.

Kegiatan peluncuran tersebut diselenggarakan oleh mahasiswa KKN dan berkolaborasi dengan Ridwan Alimuddin selaku mitra baca, yang selama ini dikenal aktif dalam gerakan literasi dan pelestarian budaya Mandar.

Nur Lindah menyampaikan bahwa tujuan utama pembangunan website Mandar Pustaka adalah untuk mempermudah akses informasi literasi Mandar yang selama ini masih tersebar dan sulit dijangkau secara fisik. Selain itu, website ini menjadi bagian dari upaya penyelamatan dokumen sejarah melalui digitalisasi agar tidak rusak maupun hilang dimakan usia.

Website Mandar Pustaka dibangun menggunakan sistem manajemen konten yang mobile-friendly, sehingga dapat diakses dengan mudah melalui telepon genggam. Tahapan pengembangan dimulai dari pengumpulan naskah fisik, dilanjutkan dengan proses pemindaian (scanning), kemudian dilakukan pengunggahan dokumen ke peladen (server) agar dapat tersimpan dengan aman dan dapat diakses kapan saja.

Ke depan, Mandar Pustaka juga membuka ruang partisipasi publik. Masyarakat dapat ikut berkontribusi dengan mengirimkan karya tulis mereka melalui fitur “Kontribusi Penulis” yang tersedia dalam website tersebut.

Melalui peluncuran Mandar Pustaka, mahasiswa KKN UNASMAN berharap gerakan literasi digital di Desa Pambusuang dapat berkembang lebih luas, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga warisan budaya Mandar agar tetap hidup dan dikenal lintas generasi.


Sumber: release Mahasiswa KKN Unasman Desa Pambusuang

NAIM IRMAYANI

Akrab disapa comel, saat ini selaku direktur Pusat Kajian Perempuan Unasman, juga aktif membina pecinta alam, karang taruna, dan BUMDESa. Masih terus belajar penulisan karya sastra maupun karya ilmiah.

Recent Posts

Musim Kemarau, Bupati Mamuju Tengah Imbau Warga Hemat Air dan Tak Bakar Lahan

MATENG, Tayang9.com — Memasuki musim kemarau yang berpotensi memicu kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan…

24 jam ago

Menyulam Kembali Passemandarang: O Dzi Adza, O Dzi Biasa

ADAT merupakan salah satu pilar utama yang membentuk identitas suatu masyarakat. Dalam perspektif antropologi, adat…

2 hari ago

Ribuan Jemaah Padati Monas, Zikir Kebangsaan Teguhkan Spirit Kemerdekaan Indonesia

Jakarta, Tayang9—Kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah dan pertolongan Allah Yang Maha Kuasa melalui perjuangan para pendiri…

6 hari ago

Empati Tidak Boleh Mengalahkan Fakta

MEDIA sosial kembali menunjukkan betapa kuatnya pengaruh emosi dalam membentuk opini publik. Sebuah video yang…

7 hari ago

DPRD Sulbar Temui Kepala BKN, Blokir Layanan ASN Enam Kabupaten Dipastikan Dibuka Mulai Besok

Jakarta, Tayang9.com – Kunjungan konsultatif pimpinan dan seluruh pimpinan fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar)…

2 minggu ago

Bupati Arsal Aras Serahkan SK NIPD kepada Perangkat Desa, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa di Mamuju Tengah

Mateng, Tayang9.com – Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Nomor…

2 minggu ago