KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”. [mst]
POLMAN, Tayang9 – Bhabinkamtibmas Desa Tammangalle, Polsek Tinambung, Polres Polewali Mandar, Brigpol Patahuddin, bersama TNI, pemerintah…
POLMAN, Tayang9 – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Agus Sasmita, S.I.P., memberikan pengarahan…
"Aku memang menangisi kepergianmu Annangguru, tapi aku lebih menangisi diriku yang tak bersungguh-sungguh menimba ilmu…
MAMUJU, Tayang9 – Upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Survei Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) terus dilakukan di…
KABAR duka menyelimuti Sulawesi Barat. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. KH. Muhammad Syibli Sahabuddin, atau…
SULAWESI Barat kembali kehilangan salah seorang putra terbaiknya. Kiai Syibli Sahabuddin, atau yang akrab disapa…