Tayang9.com, Majene-Karena merasa tidak puas dengan sistem pelayanan yang dilakukan oleh Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Majene. Amrin (27), Salah seorang warga asal kelurahan Lalampanua, Kecamatan Pamboang Majene, akhirnya mengamuk di Kantor Discapil Majene, Selasa (20/3).
“Bagaimana tidak kesal, hampir seharian kita menunggu dan mengurus berkas kependudukan belum sampai selesai jam kantor pihak Discapil sudah mau tutup kantor. Yang jelas saya tidak puas tidak pelayanan mereka,” ungkap Amrin kepada wartawan saat dikonfirmasi. (IR)
Lanjut Amrin, selama ini pelayanan pihak Discapil Majene memang sering disorot masyarakat karena memang dari dulu pelayanannya dianggap belum maksimal. Masyarakat sering dibuat susah, bahkan ketika mengurus biasa berbulan-bulan baru selesai.
“Ini penyakit lama yang masih dipraktekkan pegawai Discapil Majene. Kita yang mau mendapat pelayanan dengan baik malah ini kita diuat susah. Dari dulu begini caranya Discapil memberikan pelayanan yang jauh dari maksimal,” beber Amrin
Sementara itu, senada apa yang dikataakan oleh salah satu warga lainnya, Irwan (31). Menurutnya, pihak Discapil Majene dianggap tidak efektif dalam memberikan pelayanan. Maka dianggap wajar jika masyarakat sering protes dengan masalah tersebut.
“Belum sampai jam istirahat, sudah natutup pelayanan. Padahal masih melayani orang-orang yang punya kenalan didalam,” ungkap Irwan warga asal kecamatan Sendana itu.
Irwan menambahkan, pelayanan Discapil tidak akan maksimal selama masih mengguakan sistem pelayanan satu pintu. Sehingga pemerintah Daerah diharapkan membuat kebijakan yang cukup strategis dalam memaksimalkan pelayanan yang menyangkut urusan masyarakat.
“Sistem satu pintu pengurusan KK dan KTP tidak akan efektif. Dan harapan saya semoga Pemda membuka pelayanan KTP dan KK disemua kantor kecamatan supaya masyarakat mudah dalam kepengurusan,” harap Irwan yang juga aktifis itu.
Ditempat yang sama, Sekertaris Discapil Majene, Limril berjanji akan memperbaiki pelayanan yang selama ini dianggap belum maksimal.
“Kami janji pelayanannya akan kami perbaiki,” singkatnya. (IR)
POLMAN, TAYANG9 — Akses air bersih bagi warga Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar,…
POLMAN, TAYANG9 - Mandar Culture Festival 2026 resmi diluncurkan melalui press conference dan soft launching…
Mateng, Tayang9.com — Gubernur Sulawesi Barat, Suardi Duka, kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mamuju…
POLMAN, TAYANG9 — Pengecatan rumah ibadah menjadi salah satu sasaran tambahan dalam pelaksanaan program TNI…
SUMARORONG, TAYANG9 - SMKN 1 Sumarorong menggelar Seminar Hasil Praktik Kerja Lapangan (PKL) sebagai bagian…
POLMAN, TAYANG9 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman yang memasuki hari…