Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Gotong Royong TNI dan Warga, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Bulubawang Terus Dikebut

POLMAN, TAYANG9 – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, terus berlanjut dengan pengerjaan pengecoran blok angkur dan pondasi pylon, Rabu. (8/4/2026).

Personel TNI bersama warga setempat tampak tetap konsisten melanjutkan pekerjaan di lapangan, mempercepat tahapan konstruksi sebagai bagian dari upaya penyelesaian jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Danramil 1402-02/Wonomulyo, Kapten Inf Subarkah, mengatakan bahwa proses pengecoran saat ini terus dilakukan secara bertahap di kedua sisi jembatan.

“Pengecoran blok angkur dan pondasi pylon terus kita lakukan untuk memperkuat struktur dasar jembatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang baik berkat kerja sama antara TNI dan masyarakat yang terus terjaga.

Di lokasi, terlihat personel TNI dan warga saling bahu-membahu, mulai dari pengangkutan material hingga proses pengecoran, meski harus bekerja di bawah kondisi cuaca yang cukup terik.

Kebersamaan tersebut menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari upaya peningkatan aksesibilitas masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan ekonomi dan akses pendidikan warga Dusun Bulubawang menuju Kelurahan Manding.

Dengan progres yang terus berjalan, diharapkan jembatan tersebut dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan akses yang lebih aman, nyaman, dan layak dilalui. (Zik)

ANDI BASO IAN

Santri Kehidupan yang Sedang Belajar Menulis

Recent Posts

Bupati Polewali Mandar H Samsul Mahmud, Serahkan BLT kepada Warga Desa Lekopadis

POLMAN, TAYANG9 — Dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah kecamatan dan desa, Bupati Polewali Mandar, H.…

7 jam ago

Panggung sebagai Kelas: Mandar Ethno Music Concert Mengajarkan Kita Arti Multikulturalisme

ADA satu momen ketika bunyi berhenti menjadi sekadar bunyi, dan mulai menjadi jejak. Momen itu…

8 jam ago

Resonansi Mandar: Dari Tradisi ke Masa Depan

MENJADI kurator dalam perhelatan ini bukanlah hal yang pernah saya bayangkan sebelumnya. Ketika amanah itu…

1 hari ago

MEMC dan Idealisme Musik Sulawesi Barat

MANDAR Ethno Music Concert (MEMC) merupakan sebuah inisiatif yang lahir dari kesadaran akan pentingnya menjaga…

1 hari ago

Kabiro SDM: Jabatan Ditentukan Kompetensi, Bukan Kedekatan

Jakarta, Tayang9 — Ke depan, Kementerian Agama akan menerapkan sistem Manajemen Talenta sebagai mekanisme utama…

3 hari ago

Cikal Ruang Pembangunan Teater Hall Taman Budaya Sulbar Mulai Disurvei

POLMAN, TAYANG9 – Upaya pengembangan UPTD Taman Budaya dan Museum (TBM) Sulawesi Barat memasuki tahap…

5 hari ago