Categories: BERITASTRAIGHT NEWS

Terlibat Narkoba, Oknum Polisi di Pasangkayu Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Tayang9 – Direktorat Narkoba Polda Provinsi Sulawesi Barat, kembali menangkap satu orang pelaku Narkoba yang diduga merupakan oknum personil kepolisian.

Direktur Narkoba Polda Provinsi Sulawesi Barat Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, tersangka ID yang merupakan personil Polri dan saat ini bertugas di Polres Kabupaten Pasang Kayu tersebut, diringkus di Kamar kostnya di Jalan Fatmawati Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu hari Selasa, tanggal 15/1/19 lalu.

“Pelaku diketahui berinisial ID yang merupakan BA Siwas Polres Mamuju Utara, atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 114 ayat (1) Subs pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara” ucap Kombes Pol Budi Sartono di Meeting Room Ditnarkoba, Rabu, 16/01/19.

Selain itu ia juga menambahkan, dalam proses penangkapan tersangka, pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa, 12 sachet plastik kecil berisi kristal bening yang di duga shabu, 1 clips sachet plastik kosong, 1 set alat hisap yang terbuat dari botol kaca, 3 buah pipet kaca berisi kristal bening  di duga shabu, 2 buah potongan pipet plastik, 2 korek dilengkapi dengan sumbu, 1 buah wadah plastik warna merah, 1 buah wadah plastik warna hitam, dompet berwarna hitam dan coklat, uang tunai 4.500.000 Rupiah, serta Hp merek nokia, oppo dan KTP.

“Ternyata setelah dilakukan pengembangan, pelaku tidak hanya menggunakan tapi juga sebagai pengedar, pelaku akan mendapat dua hukuman sekaligus selain pidana juga akan di proses dengan kode etik profesi dengan ancaman PTDH,” ungkapnya.

Sementara itu di tempat yang sama Kabid Humas Polda Provinsi Sulawesi Barat AKBP Mashura menegaskan, Bahwa jajaran Polri tidak akan pernah tebang pilih dalam memberantas para pelaku narkoba demi keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif.

“Kita tak pandang bulu baik sipil maupun anggota maka kita akan proses dengan tegas,” tutur AKBP Mashura.(*/FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Recent Posts

MMEC 2026 Resmi Ditutup, Kolaborasi Seniman Warnai Malam Penutupan di Buttu Ciping

POLMAN, TAYANG9 – Mandar Musik Ethno Concert (MMEC) 2026 yang digelar selama tiga hari, 9–11…

4 jam ago

Hipnotis Gulintang: Kidung Sunyi yang Nyaris Senyap di Pesisir Bambalamotu

SIANG itu, terik matahari di Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, terasa begitu menyengat, seolah bersiap memanggang…

19 jam ago

Membangkitkan Kembali Jati Diri Musik Etnik Mandar di Tangan Generasi Muda

MUSIK tradisional merupakan salah satu unsur penting dalam identitas suatu bangsa. Di dalamnya tersimpan sejarah,…

1 hari ago

Percepat Integrasi SIMPEG dan Aplikasi Gaji Web, Kabiro SDM: Datamu Kariermu

Makassar, Tayang9 — Kemenag terus mempercepat transformasi digital di bidang kepegawaian melalui persiapan implementasi interkoneksi…

2 hari ago

Mandar Ethno Music Concert: Tradisi yang Berbicara ke Masa Depan

POLMAN, TAYANG9 – Gemuruh ruh musik etnik kembali menggema di halaman Taman Budaya dan Museum…

3 hari ago

Malam Ini, Sulbar Bergetar! Mandar Music Ethno Concert 2026 Resmi Menghentak Panggung Taman Budaya

POLMAN, TAYANG9 — Provinsi Sulawesi Barat bersiap menjadi panggung pergelaran seni budaya akbar melalui perhelatan…

3 hari ago