MAMUJU, TAYANG9 – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menerima kunjungan Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Sulawesi Barat, Fajar Sidiq, di ruang kerjanya lantai tiga Kantor Gubernur Sulbar, Jalan Abd Malik Pattana Endeng, Kamis 23 April 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penyampaian hasil penilaian kepatuhan standar administrasi pelayanan publik tahun 2025. Fajar Sidiq hadir bersama jajaran Ombudsman Sulbar untuk memaparkan sejumlah catatan penting kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Dalam laporan tersebut, terdapat tiga instansi yang menjadi objek penilaian, yakni Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Rumah Sakit Umum Provinsi Sulawesi Barat.
Fajar Sidiq mengungkapkan, secara umum standar pelayanan publik di Sulawesi Barat sudah menunjukkan hasil yang baik. Namun, ia menekankan masih ada beberapa aspek yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait peningkatan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.
“Kalau kami lihat, standar layanan publik di Sulawesi Barat menurut saya sudah bagus. Namun, ada beberapa catatan yang harus diperhatikan, termasuk penilaian IPM dan tingkat kepercayaan publik yang harus terus ditingkatkan ke depannya,” ujar Fajar.
Sementara itu, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan Ombudsman. Ia menilai catatan tersebut penting sebagai bahan evaluasi dalam memperbaiki kualitas layanan publik di daerah.
“Apa yang disampaikan oleh Ombudsman sangat baik. Ini menjadi kontrol dalam upaya perbaikan layanan publik. Memang pada tahun 2025 kita fokus melakukan pembenahan dan perubahan, khususnya di Dinas Pendidikan dan rumah sakit,” kata Suhardi Duka.
SDK menambahkan, sejumlah instansi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik kini mulai menunjukkan perbaikan signifikan. Bahkan, menurutnya, langkah pembenahan yang dilakukan sudah berada pada jalur yang tepat.
“Saat ini sudah on the track atau berjalan sesuai rencana, karena pimpinan di beberapa instansi sudah kita lakukan pergantian. Saya yakin untuk penilaian tahun 2026, semua sudah siap. Tinggal dinas mana yang akan dinilai, saya optimistis hasilnya akan lebih baik,” tutupnya. (rls)
sumber : Humas Pemprov Sulbar
BEBERAPA hari yang lalu saya membaca sebuah unggahan di media sosial yang membahas tentang perbandingan…
PASCA Hiroshima dan Nagasaki, Jepang tidak hanya membangun kembali gedung-gedung yang hancur. Mereka juga membangun…
MATENG, Tayang9.com – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar sosialisasi persiapan…
SALAH satu persoalan yang paling terasa dalam Ranperda Pemajuan Kebudayaan ini adalah cara pandangnya yang…
Majene, Tayan9 - Isu yang diarahkan kepada Kepala Puskesmas (Kapus) Sendana 1 Erwin, dinilai tidak memiliki…
SETELAH membaca berulang-ulang selama berhari-hari, kesalahan paling mendasar dalam rancangan perda ini adalah cara pandangnya…